Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Juni 2012

Pasang Konverter Kit LPG Sekarang !

Klik Disini: Dukungan Demonstrative Projects

Apa itu demonstrative Projects ?

Pengembangan dan penyusunan spesifikasi teknis dan standar industri untuk keperluan SNI peralatan konversi bahan bakar gas (konverter kit) mengacu pada syarat mutu yang terdiri dari :
  1. Test material (material testing) (termasuk tools dan peralatan)
  2. Kontrol keselamatan dan analisa kerusakan (safety controls and defects analysis)
  3. Proyek percontohan (demonstrative projects)
  4. Pelatihan (training)

Dikarenakan keberadaan SNI konverter kit LPG belum juga dikeluarkan maka hal ini harus disikapi dengan serius. Seperti kita ketahui bahwa SNI (Standar Nasional Indonesia) ada karena adanya kebutuhan pasar, inovasi dan produksi dalam negeri yang mana spesifikasi teknis dan standar industri telah disepakati bersama.

Khusus SNI yang berhubungan dengan konverter kit maka proyek percontohan (demonstrative projects) yang merupakan salah satu syarat mutu adalah suatu tindakan yang sangat penting dalam penentuan pemasangan (install) pada kendaraan. Setelah itu terdapat tindakan training dalam pemasangan pada kendaraan yang sudah masuk dalam proyek percontohan tersebut. Dari tindakan proyek percontohan tersebut maka akan lahir Sistem Informasi Kendaraan Terkonversi.

Kami menghimbau para peminat konverter kit LPG untuk ikut serta dalam program ini dengan tujuan :
  1. Mendukung sepenuhnya produk dalam negeri
  2. Mendukung program SNI dengan melahirkan SNI konverter kit LPG yang tidak kunjung ada.
  3. Membantu program pemerintah dalam percepatan konversi bahan bakar gas (BBG)
  4. Membantu rakyat dalam menyelesaikan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) tanpa adanya solusi bahan bakar alternatif
  5. Mensosialisasikan konverter kit yang benar dan baik
  6. Marampungkan produk dalam negeri menjadi produk unggulan dalam negeri
Kami menargetkan sebagai proyek percotohan berkisar 100 hingga 200 kendaraan yang ingin dipasangkan konverter kit menggunakan sistem sequential dan bukan konvensional (converter kit next generation). Dengan proyek percontohan ini diharapkan dapat diberikan kepada para pemangku kebijakan termasuk para pejabat di SNI untuk mempertimbangkan keberadaan SNI konverter kit LPG.

Kami memberlakukan waktu pendaftaran hingga tanggal 17 Juli 2012, dengan harga produk sebesar Rp. 7.000.000,-. Diberlakukan pembayaran uang muka sebesar 50% sebagai Down Payment (DP). Kami akan memasangkan pada kendaraan satu bulan setengah kemudian.

 Klik Disini: Dukungan Demonstrative Projects

Foto-foto Konverter Kit LPG Terpasang






Demikian tawaran proyek percontohan kami umumkan sebagai tindak lanjut konsisten kami pada kepentingan rakyat dan teknologi yang kami sudah kembangkan, apabila ada pertanyaan dan pemesanan sehubungan dengan hal tersebut, silahkan menghubungi:
 

Atau Klik Disini: Dukungan Demonstrative Projects
thumbnail
Klik Disini : Dukungan Demonstrative Projects Apa itu demonstrative Projects ? Pengembangan dan penyusunan spesifikasi teknis dan standar i...

Senin, 14 Mei 2012

Fin Komodo Electric Car - The Next Fin Komodo Generation

PT. FIN KOMODO TEKNOLOGI, adalah perusahaan swasta Nasional yang bergerak di bidang Rekayasa & Teknologi ( Engineering & Technology ), yang telah berpengalaman dalam bidang design dan analisa pesawat terbang, otomotif, simulator, dan integrasi sistim otomasi.

Khusus bidang otomotif, kami telah berpengalaman merancang dan memproduksi sebuah kendaraan unconventional untuk medan non infrastruktur yang kami beri nama FIN Komodo, sebuah kendaraan yang sangat ringan dan tangguh, untuk menjelajah medan Indonesia.

FIN Komodo ini merupakan hasil R&D kami sejak tahun 2005 dan saat ini telah masuk pasaran Indonesia, untuk melayani operasional bidang Perkebunan, Pertambangan, Rekreasi, dll

Dengan kemampuan kami dalam merancang dari sebuah kendaraan yang ringan maka jika penggerak nya menggandalkan motor listrik atau hybrid, kendaraan ini akan sangat efisien, karena bobot total yang ringan sehingga menghemat energy listrik.
Dari Platform yang sudah kami miliki yang saat ini dan sudah teruji di pasar dengan bermesin motor bakar 250cc, sehingga mudah di transformasikan menjadi Mobil Elektrik, karena:
  1. Bobot Ringan sehingga sangat efisien
  2. Stabil di medan yang ekstrem, tidak mudah terguling walaupun pada kemiringan 45 derajad.
  3. Kenyamanan suspensi saat di medan offroad, seperti suspensi sedan dijalan aspal.
  4. Metoda perancangan dan analisanya menggunakan metoda perancangan Pesawat Terbang.
  5. Platform kami rancang sebagai platform yang multi-purposes.
  6. Mudah dikendarai walaupun pada medan ekstreem, karena kestabilan dirancang dengan perhitungan yang akurat.
  7. Perawatannya mudah.

Sumber: http://finkomodo.blogspot.com/2012/05/fin-komodo-electric-car-next-fin-komodo.html thumbnail
PT. FIN KOMODO TEKNOLOGI, adalah perusahaan swasta Nasional yang bergerak di bidang Rekayasa & Teknologi ( Engineering & Technolog...

Selasa, 24 April 2012

Fin Komodo Offroad Utility Vehicle


PT  FIN KOMODO TEKNOLOGI, adalah perusahaan swasta Nasional yang bergerak di bidang Rekayasa & Teknologi (Engineering & Technology), yang telah berpengalaman dalam bidang design dan analisa pesawat terbang, otomotif, simulator, dan integrasi sistim otomasi.

Ibnu Susilo (Designer Fin Komodo)
Produk utama kami adalah FIN Komodo yaitu kendaraan offroad jenis CRUISER yang sangat lincah dan handal untuk digunakan sebagai kendaraan penjelajah. Bobotnya sangat ringan sehingga power yang diperlukan untuk melaju relative kecil, akibatnya konsumsi bahan bakar relative irit.

Untuk medan hutan, biasanya jarak tempuh sepanjang 100 Km dapat dilalui dalam 6 - 7 jam dengan konsumsi bahan bakar kurang lebih hanya 5 liter, sedangkan kapasitas tangki 20 liter, sehingga dapat survive didalam hutan selama 7 x 4 jam atau 4 hari perjalanan siang hari.

Fin Komodo di jalam miring
Disamping untuk misi penjelajah atau survey atau pengawasan, maka FIN Komodo juga dapat digunakan untuk mengangkut beban (barang bawaan) seberat 250 Kg, sehingga dapat juga berfungsi sebagai kendaraan utility.

Kestabilan kendaraan ini pada medan offroad yang ekstrem sekalipun tidak diragukan lagi, karena kami design dengan menggunakan perhitungan matematika persamaan keseimbangan yang akurat setiap komponen dan manufaktur nya.

Untuk kondisi jalan dengan kemiringan 45 derajat dan berlumpur dapat dilalui dengan mudah dan aman, serta tanjakan turunan yang ekstrem tidak ada masalah. Untuk kondisi semak-semak (yang belum ada jalan), maka FIN Komodo dapat berfungsi sebagai kendaraan perintis (pembuka jalan) sehingga akan sangat efisien dan menghemat waktu dalam bekerja.

Fin Komodo di Proyek
Kami telah melakukan uji coba prototype dengan melakukan perjalanan adventure daerah pegunungan dan dataran dalam kondisi jalanan aspal, tanah, batu, berlumpur semua kami lalui dengan aman dan nyaman serta sangat stabil sekali dalam pengendalianya.

FIN Komodo  sama dengan mobil pada umumnya, tetapi tanpa memerlukan latihan khusus off-road. Apabila kita mengendarai sepeda motor jenis trail maka kita perlu latihan khusus untuk mengemudikan di jalanan off-road, demikian juga untuk mengendari mobil jenis jeep atau minibus atau pick-up, maka kita perlu skill khusus untuk melewati jalanan off-road.

Fin Komodo mengangkut Beban 300 Kg
Dengan FIN Komodo, maka tidak diperlukan keahlian khusus untuk mengemudikannya baik di jalanan kering maupun jalanan basah, serta tersedia bagasi yang dapat mengangkut barang atau hasil kebun seberat kurang lebih 250 kg.


FIN Komodo dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan operasional, diantaranya adalah:

Fin Komodo di Perkebunan
Perkebunan : Patroli keamanan, Survey perkebunan/pengontrolan, Penyemprotan (dapat dilengkapi dengan power spray), Mengangkut hasil-hasil perkebunan, khususnya daerah yang tidak dapat dijangkau   oleh mobil biasa atau sepeda motor, Karena bentuk bodi yang kecil dan ringan, maka FIN KOMODO bisa maneuver diantara pepohonan yang mempunyai jarak antara sekitar 4 meter.

Fin Komodo di Proyek

 


Pertambangan/Proyek: Patroli keamanan, Survey lokasi dan pengontrolan pekerjaan, Alat transportasi.

Fin Komodo di Tempat Rekreasi




Rekreasi: Alat transportasi pada area resort, Disewakan untuk permainan off-road/ adventure, Untuk dipakai sebagai kendaraan Fun Offroad.

Komplek Perumahan: Patroli keamanan linkungan (satpam)

Keperluan khusus MILITER: Patroli keamanan untuk daerah perbatasan, Dapat dilengkapi dengan senapan ringan caliber 5,56 mm atau 7,62 mm (tentunya dengan spesifikasi mesin khusus)

Keperluan Khusus POLISI: Patroli keamanan lingkungan setingkat Polsek, Dapat dilengkapi kursi belakang serta menghadap belakang untuk mengangkut pesakitan/penjahat dengan diborgol pada pipa rangka mobil.



SAR: Untuk mencapai daerah-daerah bencana atau medan yang sulit, Untuk misi evakuasi, sebagai kendaraan medivac.


Man Power
Didukung oleh engineer-engineer yang telah berpengalaman dalam bidang rekayasa teknologi yang berkualitas Internasional serta teknisi profesional serta tenaga-tenaga pembantu yang terampil dan terlatih.

Fasilitas
Luas lahan workshop untuk design office dan manufacturing menempati lahan 1000 m2. Dilengkapi dengan peralatan workshop dan software design dan analisis berstandard Industri Dunia.

Founder
Fin Komodo adalah produk Nasional karya anak bangsa yang dirancang bangun oleh para insinyur Indonesia yang telah berpengalaman dibawah pimpinan Ibnu Susilo

Produk
Produk utama kami adalah FIN Komodo yaitu kendaraan offroad jenis CRUISER yang sangat lincah dan handal untuk digunakan sebagai kendaraan penjelajah. Bobotnya sangat ringan sehingga power yang diperlukan untuk melaju relative kecil, akibatnya konsumsi bahan bakar relative irit.

Untuk medan hutan, biasanya jarak tempuh sepanjang 100 Km dapat dilalui dalam 6 - 7 jam dengan konsumsi bahan bakar kurang lebih hanya 5 liter, sedangkan kapasitas tangki 20 liter, sehingga dapat survive didalam hutan selama 7 x 4 jam atau 4 hari perjalanan siang hari.

Disamping untuk misi penjelajah atau survey atau pengawasan, maka FIN Komodo juga dapat digunakan untuk mengangkut beban (barang bawaan) seberat 250 Kg, sehingga dapat juga berfungsi sebagai kendaraan utility.

Kestabilan kendaraan ini pada medan offroad yang ekstrem sekalipun tidak diragukan lagi, karena kami design dengan menggunakan perhitungan matematika persamaan keseimbangan yang akurat setiap komponen dan manufaktur nya.

Kami telah melakukan uji coba prototype dengan melakukan perjalanan adventure daerah pegunungan dan dataran dalam kondisi jalanan aspal, tanah, batu, berlumpur semua kami lalui dengan aman dan nyaman serta sangat stabil sekali dalam pengendalianya.

Untuk kondisi jalan dengan kemiringan 45 derajat dan berlumpur dapat dilalui dengan mudah dan aman, serta tanjakan turunan yang ekstrem tidak ada masalah.

Untuk kondisi semak-semak (yang belum ada jalan), maka FIN Komodo dapat berfungsi sebagai kendaraan perintis (pembuka jalan) sehingga akan sangat efisien dan menghemat waktu dalam bekerja.

PT FIN KOMODO TEKNOLOGI adalah bukan perusahaan industri ATPM, akan tetapi sebagai perusahaan Prinsipal, dimana perusahaan melakukan proses design dan rekayasa engineering serta pengembangan produk mobil nasional FIN Komodo Offoad.

PT FIN KOMODO TEKNOLOGI adalah member dari ASIA NUSA yaitu ASOSIASI INDUSTRI AUTOMOTIF NUSANTARA dimana anggotanya terdiri dari produsen 'Micro Car' dan Mesin Penggerak di seluruh Indonesia.

Kunjungi Websitenya di: http://www.finkomodo.com
thumbnail
PT  FIN KOMODO TEKNOLOGI , adalah perusahaan swasta Nasional yang bergerak di bidang Rekayasa & Teknologi (Engineering & Techn...

Rabu, 18 April 2012

Eco Power Booster® Hemat Bahan Bakar sd 70%

Eco Power Booster merupakan alat penghemat bahan bakar untuk mesin kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, atau mesin diesel (Genset). 

Kendaraan dengan EPB tetap membutuhkan bahan bakar tetapi teknologi EPB membuat penggunaan bahan bakar jauh lebih hemat.  EPB efektif mengurangi konsumsi bahan bakar mulai dari 20 hingga 50 persen.
Kinerja EPB sangat sederhana, tidak perlu membongkar atau mengubah standard mesin kendaraan. EPB cukup dipasang di ruang mesin, diisi dengan air kemudian dialiri dengan listrik DC. 
 
Dengan sistem itu, EPB dengan sendirinya akan memproduksi gas HHO (hidrogen dan oksigen) untuk disupply ke ruang bakar melalui intake manifold atau karburator.

Arus listrik ke EPB hanya akan hidup bila kunci kontak ke posisi ON dan setelah diputar ke posisi OFF, alat itu takkan berfungsi. Teknologi EPB bisa meminimalisasi emisi yang berbahaya bagi lingkungan, seperti CO2 dan gas CO, hingga 50 persen.

Gas HHO sebagai bahan bakar air yang digunakan sebagai hybrid pada kendaraan merupakan salah satu alternatif penghemat bahan bakar yang ramah lingkungan.

Molekul gas Hydrogen merupakan bahan bakar alternative yang termasuk dalam Energi Baru untuk masa depan dan ramah lingkungan. Melalui Proses Elektrolisa, Molekul air (H2O) akan terpisah menjadi molekul gas hydrogen (H2) dan Gas Oxygen (O2). Gas H2 yang dihasilkan mempunyai sifat mirip dengan bahan bakar bensin, alkohol, solar (diesel) atau bahan bakar sejenisnya. Karakteristik H2 tersebut mudah terbakar (flammable) pada suhu ruangan dan tahan tekanan. Menurut Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), bahwa Gas Hidrogen termasuk Energi baru yang masuk dalam kelompok Nuklir, Coal Bed Methane, Liquified Coal dan Gasified Coal. Gas H2 lebih bermanfaat bagi kebutuhan manusia dalam menggunakan energy. Karena H2 dapat diperoleh dari air dan air cukup banyak ada dimana-mana, sehingga dapat dikatakan bahwa H2 adalah sumber Energi Baru masa depan yang berkelimpahan dan murah.

Hidrogen yang diperoleh dari proses elektrolisa dapat digunakan sebagai penghemat bahan bakar kendaraan bermotor seperti; motor, mobil, kapal nelayan, generator set dan lain-lain. Kendaraan hidrogen adalah kendaraan yang mempergunakan gas hidrogen sebagai bahan bakarnya. Kendaraan tersebut tidak terbatas pada mobil dan motor saja, melainkan telah ada pesawat udara yang menggunakan hidrogen sebagai bahan bakarnya. Pada dasarnya kendaraan yang menggunakan bahan bakar hydrogen merupakan kendaraan ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar konvensional seperti minyak yang biasanya akan menimbulkan polusi dan efek rumah kaca.

Ada dua bentuk kendaraan yang menggunakan bahan bakar hidrogen yaitu:

1. Kendaraan dengan mesin pembakaran dalam, merupakan kendaraan yang menggunakan bahan bakar hidrogen seperti halnya mesin pembakaran dalam yang menggunakan bahan bakar gas.

2. Kendaraan dengan sel bahan bakar, yang seringkali dianggap sangat menarik dalam aplikasi modern karena efisiensi tinggi dan penggunaan bebas-emisi, berlawanan dengan bahan bakar umum seperti methane atau gas alam yang menghasilkan karbon dioksida. Satu-satunya hasil produk dari bahan bakar yang beroperasi menggunakan hidrogen murni adalah uap air.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh laboratorium Otomotif Fakultas Teknik dan Sains UNAS Jakarta, manfaat Gas Hidrogen bagi masyarakat luas tidak hanya untuk penghemat bahan bakar bagi kendaraan melainkan dapat digunakan untuk kompor Rumah Tangga, Pemanas pada proses peleburan besi atau Burner, uap air panas (steam), alat pengelasan dan lain sebagainya. Alat penghemat kendaraan atau mesin berbahan bakar minyak yang telah kami temukan bernama EcoPowerBosster (EPB). 

Cara kerja alat tersebut tidak mengubah standard mesin kendaraan. Dengan memasang EPB di ruang mesin, isi EPB dengan air destilasi, aliri dengan listrik DC, dan EPB akan memproduksi gas HHO (hidrogen+oksigen) untuk disupply ke ruang bakar. Gas HHO disuplai ke ruang bakar melalui intake manifold atau filter udara. Arus listrik ke EPB hidup hanya setelah kunci kontak diputar ke posisi ON. Setelah kunci kontak OFF, maka EPB tidak bekerja. EPB disuplai dengan tegangan DC 12V, arus 8-10A, dan tidak mengganggu kinerja alternator secara berlebihan, pada kendaraan roda dua (motor), DC 12V, arus 2-5A.

Produksi HHO oleh EPB harus seimbang dengan besar isi langkah (CC) mesin. Sejauh yg dipraktekkan di workshop kami, satu unit EPB cukup untuk menyuplai HHO ke ruang bakar mesin ber-CC 2000. Suplai HHO stabil dari putaran rendah hingga tinggi maupun jarak tempuhnya. Respon EPB tidak membutuhkan waktu lama, begitu mesin start maka EPB langsung bekerja mensuplai HHO ke ruang bakar sesuai dengan putaran mesin atau kecepatan yang dibutuhkan.

Gas HHO ini bila dimasukan didalam ruang bakar dan terbakar akan didapat sebuah pembakaran yang baik dan nyaris sempurna sehingga ruang bakar menjadi lebih bersih dari beberapa penelitian dan percobaan yang dilakukan didapat sebuah kesimpulan positif bahwa gas hidrogen yang didapat dari hidrogen maker ini adalah sebagai berikut:

1. Proses pembakaran yang nyaris sempurna diharapkan akan dapat menghilangkan emisi gas buang yang berbahaya bagi manusia dan alam, dengan demikian juga akan dapat mengurangi efek pemanasan global akibat dari sisa pembakaran yang tidak sempurna.

2. Meningkatkan performa dan kekuatan daripada mesin itu sendiri dan menurunkan suhu mesin, suara dari mesin menjadi lebih halus tidak berisik, mesin menjadi lebih awet, menghemat bahan bakar (konsumsi yang diuji adalah 70% gas hidrogen dan 30% bensin) jadi terjadi pengiritan bensin setidak tidaknya hingga 40%.
Sebagai referensi seorang teman yang mengaplikasikan hidrogen maker pada sepeda motornya yang sebelumnya hanya dapat dipacu dengan kecepatan 80km/jam (maksimal) dengan kondisi mesin sangat bergetar setelah memakai hidrogen maker mampu dipacu dengan kecepatan 100km/jam, mesin masih dalam keadaan dingin dan stabil tanpa getaran. 


ANALISA PRODUKSI GAS HIDROGEN

1. Proses elektrolisa air dapat menjadikan; 1 liter air menghasilkan 1,750 liter gas HHO, sehingga dapat dikatakan bahwa bahan bakar berasal dari air merupakan bahan bakar gas yang diproduksi pada saat diperlukan (HHO gas on demand) tanpa harus menyimpannya pada tabung yang besar dan tidak harus ada kebocoran gas yang dapat memungkinkan terjadinya ledakan pada gas. Dalam penggunaan gas HHO pada kendaraan bermotor, memiliki dua macam bahan bakar (dual fuel) yang masuk keruang bakar secara bersamaan yaitu bensin atau diesel dengan gas HHO, sehingga penggunaan bahan bakar utama berkurang dari seharusnya (hemat bahan bakar) dengan atau tanpa mengurangi tenaga mesin, bahkan menambah tenaga mesin yang disebabkan oleh kecepatan bakar (flame speed) gas H2 yang sangat besar (130 m/s), sehingga seluruh bahan bakar yang berada diruang bakar habis terbakar oleh karena itu emisi gas buang juga menurun dan ramah lingkungan.

2. Standar produksi gas HHO yang dapat dijadikan acuan adalah berdasarkan hasil penelitian Faraday yaitu: 1 liter gas HHO per jam memerlukan catu daya sebesar 2,36watt atau 1/60liter per menit (16,6cc), standar ini dijadikan 100% produktivitas gas HHO.

3. Luas permukaan plat elektrolisa yang dapat berproduksi dengan sempurna adalah: 1 cm2 memerlukan 0,24 Ampere atau 1 Ampere = 4 cm2 , dari perhitungan ini dapat dirancang besarnya plat yang diperlukan sesuai dengan besarnya arus listrik yang akan dibebankan pada plat.

4. Setiap sel elektrolisa yaitu 1 sel positif dan 1 sel negatif memerlukan tegangan 1,23 Volt dan ditambah dengan kehilangan efisiensi sehingga tegangan maximal adalah 2 Volt, diatas 2 Volt terjadi panas.

Untuk Informasi detail, silahkan kunjungi: http://ecopowerbooster.blogspot.com
thumbnail
Eco Power Booster merupakan alat penghemat bahan bakar untuk mesin kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, atau mesin diesel (Genset)....

Senin, 18 Juli 2011

Ketika Hanphone belum ada

1. Naksir, ingin menembak si dia?

Pura-pura pinjam buku, lalu kembaliin plus "bonus" puisi cinta (dibikinin teman sih yang disogok pake permen endog cecak). Ingat lagunya Iwan Fals- Buku ini Aku Pinjam. Agak frontal dikit, menaruh surat cinta di laci mejanya. Lebih telak lagi, bikin pesawat-pesawatan dari kertas, komplit dengan tulisan "I love you pulll", awas saat mengirimnya jangan sampai nyasar mendarat di hidung guru BP yang sedang memberi penyuluhan di kelas... Habis itu harap-harap cemas menanti surat .... penolakan ... wakakak .... Gimana lebih enak ditolak lewat surat kan ketimbang lewat SMS, bisa dikumpulin buat kenangan koleksi penolakan yang kesekian ... wakakak ... Tentu saja mekanisme pengiriman pesan tersebut rawan penyadapan, dan bisa salah tembak. Maunya mengirim ke Susan, jatuhnya kok ke tangan Susanto .. wah bisa berabe ... Ingat Jean Pattikawa nyanyi, "Surat cintaku yang pertama, membikin hatiku berlomba ....", atau Kangen, "Kau Tuliskan Padaku Kata Cinta Yang Manis Dalam Suratmu ...", atau Kahitna, "Suratku ini, cerminan luka di hati ..." Kalau sekarang mungkin liriknya berubah kali, jadi "Email cintaku yang pertama, membikin hatiku berlomba ..." Yang jatuh cinta, suratnya disemprot parfum biar wangi, lha yang putus cinta? Ya disemprot Baygon saja ... upss janngan deh...

2. Mau kirim-kirim salam?

Pulang sekolah mampir dulu ke kantor Stasion Radio untuk nitip pesan. Sore-sore siap di depan radio sambil pasang kuping nunggu pesannya dibacain, "Ya, buat paman gembul, nirmala dan donal bebek, tadi di kelas paman gober marah-marah melulu, hati-hati dengan si sirik, buat don kisot kembaliin kaset genesis gue, buat penyiarnya yang rukun aja ya ..., dari ikkyu san di planet krypton .... oya titip lagu madu dan racunnya Ari Wibowo ... spesial buat samwan yang tega meninggalkanku ...." Puas deh rasanya ..., padahal yang dikirimin pesan lagi pada molor semua .... Makanya lain kali jangan cuma kirim salam, tapi kirim juga laos, temulawak, kunir, dll .... lho?

3. Mau menelpon lokal siapkan kepengan, dulu sih seratusan perak, yang tipis lho bukan yang tebal.

Sambil cari-cari telpon umum yang masih utuh, soalnya ada yang cuma tinggal gagangnya doang, ada juga yang "interior" masih utuh, jebulnya di atas nggak nyambung ke kabel telpon. Kadang nemu yang jalan, eh dipake tempat pacaran, atau berteduh waktu hujan. Pernah sih nunggu orang selesai telpon, eh dianya ngeluarin recehan segepok taruh di atas pesawat telpon. Ya udah deh, nyari lainnya aja .... Eh malah diajarin anak-anak kecil ngunthet koin pake kawat, hayooo .... Masih ingat pesan nan "mengharukan" ini, "Tiga menit waktu anda sudah habis, silakan masukkan koin lagi ..." Duh, koinnya dah habis buat main dingdong .....

4. Mau menelpon interlokal

Begadang nunggu di atas jam sepuluh malam, atau bangun jam empat pagi, lalu buru-buru ke wartel, biar dapat tarif murah/diskon. Saya ingat ketika itu, wartel masih jarang, bahkan kadang harus absen dulu terus pulang lagi ke rumah, dua jam lagi baru balik dan sampai gilirannya, saking banyaknya yang antri. Jadi ada wartel yang tiap malam selalu ramai, mirip agen porkas mau bukaan saja.

5. Menerima telpon

Bagi anak kost yang cari tempat kost, biasanya punya pertanyaan tambahan, "Ada telpon?". Soalnya bisa numpang menerima telpon di tempat ibu kost. Siap-siap pagi-pagi jam empat dipanggil-panggil ada telpon interlokal dari kampung. Paling diledekin teman kost, "Tuh ... kau disuruh buruan pulang, mau dikimpoikan dengan calon pilihan ibu kau ...." Ada juga yang gemar ngerjain di kost, kalau ada telpon dari cewek. Nggak mungkin deh punya rahasia, lha wong telpon masuk siapa-darimana seisi kost tahu semua (terutama ibu kost), belum yang hobi nguping ....

6. Pak Pos is my hero

Menunggu-nunggu Pak Pos datang, terutama yang sedang di perantauan, kiriman kabar dari kampuang nan jauh di mato. Juga surat dari tambatan hati, wuiihhh ada cap bibirnya segala ... Rasanya tulisan tangan plus wangi surat lebih berkesan (yah masak nulis surat cinta mesti ke rental dulu, lebih romantis tulisan ceker ayam ketimbang cetakan printer dot-matrik yang pitanya udah kusut dan mbrodholi, maklum di rental) soalnya bisa diciumi tiap hari...hihihi. Pokoknya Pak Pos is the one and only selalu dinanti meski kadang telat...

7. Mau janjian?

Pastikan tempatnya dengan jelas, supaya jangan sampai tlisiban (apa ya artinya ini? pokoknya, kau kesini, dia kesitu, kau begini, dia begitu, dia menunggu di sana, kau menunggu di situ). Konyol kan kalau janjiannya di alun-alon lor, panjenengan menunggunya di alun-alun kidul. Benarkah keberadaan ponsel sekarang meminimalkan potensi plisaban?

8. Kartu ucapan Hari raya

Nyari-nyari dan pilih-pilih kartu Lebaran atau Natal. Sebenarnya nggak apa juga sih pilih satu set yang sama, soalnya kirimnya kan ke orang yang berbeda. Ada yang kreatif, bikin sendiri kartu lebarannya digambar sendiri. Ngirim kartu biar hemat prangko, nggak usah dilem amplopnya ya ...

9. Tidak ada telpon, mau kirim berita cepat

Pilihannya adalah kilat khusus. Atau lewat telegram saja (duh, yang ini udah punah deh), oke, kma ttkhbs (ssstt ... pelajaran bahasa Indonesia di sekolah masih ada nggak cara menulis telegram?). Mau lebih hemat lagi tapi lebih cepat, ya belajar telepati aja ... hahaha ....

10. Tidur lebih nyenyak, bangun lebih enak

Coba sekarang, baru melek dikit sudah melirik ada pesan masuk tidak, ada miscalled tidak, masuk WC aja ganti dulu statusnya, pagi-pagi belum sarapan burjo sudah sarapan pulsa dulu.

11. Lebih mudah bikin alasan/ngumpet

Kalau jaman sekarang kan alasannya cuman dua, low-bat atau nggak ada sinyal. Dulu nggak ada yang protes, "Kenapa sih telpon dimatikan, nggak diangkat-angkat, SMS nggak dibales...."

12. Apa itu di dalam kantong?

Kalau saku kelihatan mblendhuk, jelas bukan batangan HP apalagi blekberi, mungkin batangan coklat atau wafer. Atau jangan-jangan nggembol sego kucing buat sangu... hihihi....

13. Lebih banyak garuk-garuk

Kalau sekarang kan waktu bengong jari bisa diberdayakan untuk pijet-pijet tombol kalo nggak ngurusin SMS kan bisa main game di ponsel. Lha dulu masak gede-gede bawa gamewatch kan nggak wangun. Sebenarnya klaim ini masih perlu riset, benarkah keberadaan ponsel mengurangi frekuensi garuk-garuk. Kalo orang Jawa bilang, "Seko kukur-kukur malih dadi tutul-tutul".

14. Mau backstreet ?

Bila perlu pakai cara pramuka, pakai bahasa sandi atau surat yang hanya bisa terbaca dengan cara khusus. Lha yang punya pesawat telpon di rumah juga ditungguin babe ama enyak

15. Sebelum mulai pelajaran

Sekarang: Harap semua ponsel dimatikan, jangan ada yang mainan SMS saat pelajaran. Dulu: Harap semua komik di simpan, jangan ada yang baca stensilan saat pelajaran.. 

Sumber: menjelma.com
thumbnail
1. Naksir, ingin menembak si dia? Pura-pura pinjam buku, lalu kembaliin plus "bonus" puisi cinta (dibikinin teman sih yang disogok...
 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz