Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Juni 2012

Pasang Konverter Kit LPG Sekarang !

Klik Disini: Dukungan Demonstrative Projects

Apa itu demonstrative Projects ?

Pengembangan dan penyusunan spesifikasi teknis dan standar industri untuk keperluan SNI peralatan konversi bahan bakar gas (konverter kit) mengacu pada syarat mutu yang terdiri dari :
  1. Test material (material testing) (termasuk tools dan peralatan)
  2. Kontrol keselamatan dan analisa kerusakan (safety controls and defects analysis)
  3. Proyek percontohan (demonstrative projects)
  4. Pelatihan (training)

Dikarenakan keberadaan SNI konverter kit LPG belum juga dikeluarkan maka hal ini harus disikapi dengan serius. Seperti kita ketahui bahwa SNI (Standar Nasional Indonesia) ada karena adanya kebutuhan pasar, inovasi dan produksi dalam negeri yang mana spesifikasi teknis dan standar industri telah disepakati bersama.

Khusus SNI yang berhubungan dengan konverter kit maka proyek percontohan (demonstrative projects) yang merupakan salah satu syarat mutu adalah suatu tindakan yang sangat penting dalam penentuan pemasangan (install) pada kendaraan. Setelah itu terdapat tindakan training dalam pemasangan pada kendaraan yang sudah masuk dalam proyek percontohan tersebut. Dari tindakan proyek percontohan tersebut maka akan lahir Sistem Informasi Kendaraan Terkonversi.

Kami menghimbau para peminat konverter kit LPG untuk ikut serta dalam program ini dengan tujuan :
  1. Mendukung sepenuhnya produk dalam negeri
  2. Mendukung program SNI dengan melahirkan SNI konverter kit LPG yang tidak kunjung ada.
  3. Membantu program pemerintah dalam percepatan konversi bahan bakar gas (BBG)
  4. Membantu rakyat dalam menyelesaikan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) tanpa adanya solusi bahan bakar alternatif
  5. Mensosialisasikan konverter kit yang benar dan baik
  6. Marampungkan produk dalam negeri menjadi produk unggulan dalam negeri
Kami menargetkan sebagai proyek percotohan berkisar 100 hingga 200 kendaraan yang ingin dipasangkan konverter kit menggunakan sistem sequential dan bukan konvensional (converter kit next generation). Dengan proyek percontohan ini diharapkan dapat diberikan kepada para pemangku kebijakan termasuk para pejabat di SNI untuk mempertimbangkan keberadaan SNI konverter kit LPG.

Kami memberlakukan waktu pendaftaran hingga tanggal 17 Juli 2012, dengan harga produk sebesar Rp. 7.000.000,-. Diberlakukan pembayaran uang muka sebesar 50% sebagai Down Payment (DP). Kami akan memasangkan pada kendaraan satu bulan setengah kemudian.

 Klik Disini: Dukungan Demonstrative Projects

Foto-foto Konverter Kit LPG Terpasang






Demikian tawaran proyek percontohan kami umumkan sebagai tindak lanjut konsisten kami pada kepentingan rakyat dan teknologi yang kami sudah kembangkan, apabila ada pertanyaan dan pemesanan sehubungan dengan hal tersebut, silahkan menghubungi:
 

Atau Klik Disini: Dukungan Demonstrative Projects
thumbnail
Klik Disini : Dukungan Demonstrative Projects Apa itu demonstrative Projects ? Pengembangan dan penyusunan spesifikasi teknis dan standar i...

Senin, 21 Mei 2012

Kebangkitan (Ekonomi) Nasional

AHMADI, seorang sopir mobil sewaan antara Balikpapan dan Samarinda mengaku tidak paham makna kemerdekaan, Pancasila, dan kebangkitan nasional. Ia tahu persis daerahnya kaya akan hutan dan kayu-kayunya, tambang batu bara, perkebunan, dan penghasil minyak dan gas.

Akan tetapi ia tidak habis pikir, mengapa sebagai sopir begitu sulit mendapatkan BBM premium. Sebelum keluar dari kota Balikpapan menuju Samarida, sudah tiga SPBU yang hendak disinggahinya untuk mengisi tangki mobilnya dengan premium. Maklum, perjalanan cukup jauh. Namun ia selalu menjumpai kalimat teramat santun. “Maaf, bensin habis”. “Herannya, bensin banyak dijual di pinggir jalan dalam kemasan botol dan jeriken. Harganya lebih mahal ketimbang yang dijual di pom bensin,” katanya.

Itulah yang “digugatnya” dalam hati dan pikiran. Suaranya hanya sebatas gerutu. Paling-paling penumpangnya yang mendengarkan. Ia tak punya kekuatan dan kemauan untuk turun berdemo di jalan-jalan. Ia memilih bersabar, lebih baik tekun mencari nafkah buat anak-istri.

Kemerdekaan, Pancasila, dan kebangkitan nasional, tak lebih dari sebatas mitos baginya. Perwujudannya tidak, atau belum terasa baginya. Bahwa ada kemajuan ekonomi dan pembangunan, ia tidak menutup mata. Kalau tidak ada kemajuan ekonomi dan pembangunan, tidak mungkin ia bisa menjadi sopir mobil berharga seratusan juta rupiah. Walaupun ia hanya sebatas pekerja upahan.

Kesejahteraan memang terjadi, tetapi tidak bagi Ahmadi dan mereka yang senasib dengannya. Ketidakadilanlah yang mereka telan setiap saat. Padahal, ketidakadilan, dalam bidang apapun, ya hukum, politik, ekonomi, adalah biang dari segala konflik. Hampir semua konflik yang pecah di Tanah Air, bermula dari bersemainya dengan subur benih-benih ketidakadilan.

Ada benarnya pikiran Ahmadi. Bagaimana bisa pemerintah mengklaim telah mewujudkan sila kelima Pancasila, yakni “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia” kalau orang-orang suku Dayak Kalimantan hanya sebatas menyaksikan tanah Kalimantan dikapling beribu-ribu hektar dengan gampangnya oleh orang-orang luar daerah. Sementara mereka sendiri tak dapat memiliki sejengkal pun lahan di tanah leluhurnya sendiri!

Mereka yang datang mengkapling-kapling wilayah Kalimantan, bukan hanya orang-orang berkulit bule seperti penjajah dulu. Orang-orang berkulit sejenis dengan dirinya pun banyak. Itulah gugatannya terhadap Pancasila, khususnya sila kelima.

Kini, dalam suasana Hari Kebangkitan Nasional yang kita peringati setiap tanggal 20 Mei, boleh jadi yang terlintas dalam ingatan kita adalah heroisme dan hiruk pikuk perjuangan menegakkan kedaulatan bangsa ini. Ya kedaulatan di segala bidang. Tetapi heroisme perjuangan untuk berdaulat sebagai bangsa itu boleh jadi tinggal romantisme masa lalu.

Heroisme kebangkitan nasional sudah tergilas kapitalisme dan ditelan globalisme dengan anak kandung liberalisme. Semua sektor kehidupan diliberalisasi, sehingga modal dan kapital benar-benar berkibar di angkasa, laut dan daratan beserta segala isinya. Ketidakadilan dan kesenjangan sosial semakin melebar di mana-mana. Yang kaya semakin kaya, sementara yang miskin tak beranjak berkurang secara signifikan. Mesin kapitalisme terus menggilas anak-anak bangsa yang tak berdaya memproduksi kemelaratan.

Penjajahan secara fisik memang telah dinyatakan lenyap dari bumi Indonesia, tetapi kolonialisme di bidang ekonomi justru semakin kuat mencengkramkan akar-akarnya. Atas nama globalisasi dan liberalisasi, semua sektor ekonomi sudah dikuasai kaum kapitalis. Kapitalis pribumi pun bahkan tak berdaya menghadapi kapitalis asing.

Mulai dari sektor otomotif, perbankan, penerbangan, telekomunikasi, pertambangan, perkebunan, sampai sektor ritel, bahkan warung-warung kopi dan warung penjual ayam goreng sudah dikuasai kapitalis asing. Dan anak-anak kita cuma bisa menjadi jongos di di sana, lebih parah lagi anak-anak kita menyediakan diri dengan rela dan bangga menjadi obyek pasar mereka. Tak ubahnya di zaman penjajahan fisik sebelum sebelum Soekarno dan Hatta memproklamirkan kemerdekaan.

Jadi, wahai penguasa, renungkankah nasib berjuta-juta Ahmadi, dan hakikat kebangkitan (ekonomi) nasional itu.....

Andi Suruji
thumbnail
AHMADI, seorang sopir mobil sewaan antara Balikpapan dan Samarinda mengaku tidak paham makna kemerdekaan, Pancasila, dan kebangkitan nasiona...

Senin, 14 Mei 2012

Fin Komodo Electric Car - The Next Fin Komodo Generation

PT. FIN KOMODO TEKNOLOGI, adalah perusahaan swasta Nasional yang bergerak di bidang Rekayasa & Teknologi ( Engineering & Technology ), yang telah berpengalaman dalam bidang design dan analisa pesawat terbang, otomotif, simulator, dan integrasi sistim otomasi.

Khusus bidang otomotif, kami telah berpengalaman merancang dan memproduksi sebuah kendaraan unconventional untuk medan non infrastruktur yang kami beri nama FIN Komodo, sebuah kendaraan yang sangat ringan dan tangguh, untuk menjelajah medan Indonesia.

FIN Komodo ini merupakan hasil R&D kami sejak tahun 2005 dan saat ini telah masuk pasaran Indonesia, untuk melayani operasional bidang Perkebunan, Pertambangan, Rekreasi, dll

Dengan kemampuan kami dalam merancang dari sebuah kendaraan yang ringan maka jika penggerak nya menggandalkan motor listrik atau hybrid, kendaraan ini akan sangat efisien, karena bobot total yang ringan sehingga menghemat energy listrik.
Dari Platform yang sudah kami miliki yang saat ini dan sudah teruji di pasar dengan bermesin motor bakar 250cc, sehingga mudah di transformasikan menjadi Mobil Elektrik, karena:
  1. Bobot Ringan sehingga sangat efisien
  2. Stabil di medan yang ekstrem, tidak mudah terguling walaupun pada kemiringan 45 derajad.
  3. Kenyamanan suspensi saat di medan offroad, seperti suspensi sedan dijalan aspal.
  4. Metoda perancangan dan analisanya menggunakan metoda perancangan Pesawat Terbang.
  5. Platform kami rancang sebagai platform yang multi-purposes.
  6. Mudah dikendarai walaupun pada medan ekstreem, karena kestabilan dirancang dengan perhitungan yang akurat.
  7. Perawatannya mudah.

Sumber: http://finkomodo.blogspot.com/2012/05/fin-komodo-electric-car-next-fin-komodo.html thumbnail
PT. FIN KOMODO TEKNOLOGI, adalah perusahaan swasta Nasional yang bergerak di bidang Rekayasa & Teknologi ( Engineering & Technolog...

Selasa, 24 April 2012

Fin Komodo Offroad Utility Vehicle


PT  FIN KOMODO TEKNOLOGI, adalah perusahaan swasta Nasional yang bergerak di bidang Rekayasa & Teknologi (Engineering & Technology), yang telah berpengalaman dalam bidang design dan analisa pesawat terbang, otomotif, simulator, dan integrasi sistim otomasi.

Ibnu Susilo (Designer Fin Komodo)
Produk utama kami adalah FIN Komodo yaitu kendaraan offroad jenis CRUISER yang sangat lincah dan handal untuk digunakan sebagai kendaraan penjelajah. Bobotnya sangat ringan sehingga power yang diperlukan untuk melaju relative kecil, akibatnya konsumsi bahan bakar relative irit.

Untuk medan hutan, biasanya jarak tempuh sepanjang 100 Km dapat dilalui dalam 6 - 7 jam dengan konsumsi bahan bakar kurang lebih hanya 5 liter, sedangkan kapasitas tangki 20 liter, sehingga dapat survive didalam hutan selama 7 x 4 jam atau 4 hari perjalanan siang hari.

Fin Komodo di jalam miring
Disamping untuk misi penjelajah atau survey atau pengawasan, maka FIN Komodo juga dapat digunakan untuk mengangkut beban (barang bawaan) seberat 250 Kg, sehingga dapat juga berfungsi sebagai kendaraan utility.

Kestabilan kendaraan ini pada medan offroad yang ekstrem sekalipun tidak diragukan lagi, karena kami design dengan menggunakan perhitungan matematika persamaan keseimbangan yang akurat setiap komponen dan manufaktur nya.

Untuk kondisi jalan dengan kemiringan 45 derajat dan berlumpur dapat dilalui dengan mudah dan aman, serta tanjakan turunan yang ekstrem tidak ada masalah. Untuk kondisi semak-semak (yang belum ada jalan), maka FIN Komodo dapat berfungsi sebagai kendaraan perintis (pembuka jalan) sehingga akan sangat efisien dan menghemat waktu dalam bekerja.

Fin Komodo di Proyek
Kami telah melakukan uji coba prototype dengan melakukan perjalanan adventure daerah pegunungan dan dataran dalam kondisi jalanan aspal, tanah, batu, berlumpur semua kami lalui dengan aman dan nyaman serta sangat stabil sekali dalam pengendalianya.

FIN Komodo  sama dengan mobil pada umumnya, tetapi tanpa memerlukan latihan khusus off-road. Apabila kita mengendarai sepeda motor jenis trail maka kita perlu latihan khusus untuk mengemudikan di jalanan off-road, demikian juga untuk mengendari mobil jenis jeep atau minibus atau pick-up, maka kita perlu skill khusus untuk melewati jalanan off-road.

Fin Komodo mengangkut Beban 300 Kg
Dengan FIN Komodo, maka tidak diperlukan keahlian khusus untuk mengemudikannya baik di jalanan kering maupun jalanan basah, serta tersedia bagasi yang dapat mengangkut barang atau hasil kebun seberat kurang lebih 250 kg.


FIN Komodo dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan operasional, diantaranya adalah:

Fin Komodo di Perkebunan
Perkebunan : Patroli keamanan, Survey perkebunan/pengontrolan, Penyemprotan (dapat dilengkapi dengan power spray), Mengangkut hasil-hasil perkebunan, khususnya daerah yang tidak dapat dijangkau   oleh mobil biasa atau sepeda motor, Karena bentuk bodi yang kecil dan ringan, maka FIN KOMODO bisa maneuver diantara pepohonan yang mempunyai jarak antara sekitar 4 meter.

Fin Komodo di Proyek

 


Pertambangan/Proyek: Patroli keamanan, Survey lokasi dan pengontrolan pekerjaan, Alat transportasi.

Fin Komodo di Tempat Rekreasi




Rekreasi: Alat transportasi pada area resort, Disewakan untuk permainan off-road/ adventure, Untuk dipakai sebagai kendaraan Fun Offroad.

Komplek Perumahan: Patroli keamanan linkungan (satpam)

Keperluan khusus MILITER: Patroli keamanan untuk daerah perbatasan, Dapat dilengkapi dengan senapan ringan caliber 5,56 mm atau 7,62 mm (tentunya dengan spesifikasi mesin khusus)

Keperluan Khusus POLISI: Patroli keamanan lingkungan setingkat Polsek, Dapat dilengkapi kursi belakang serta menghadap belakang untuk mengangkut pesakitan/penjahat dengan diborgol pada pipa rangka mobil.



SAR: Untuk mencapai daerah-daerah bencana atau medan yang sulit, Untuk misi evakuasi, sebagai kendaraan medivac.


Man Power
Didukung oleh engineer-engineer yang telah berpengalaman dalam bidang rekayasa teknologi yang berkualitas Internasional serta teknisi profesional serta tenaga-tenaga pembantu yang terampil dan terlatih.

Fasilitas
Luas lahan workshop untuk design office dan manufacturing menempati lahan 1000 m2. Dilengkapi dengan peralatan workshop dan software design dan analisis berstandard Industri Dunia.

Founder
Fin Komodo adalah produk Nasional karya anak bangsa yang dirancang bangun oleh para insinyur Indonesia yang telah berpengalaman dibawah pimpinan Ibnu Susilo

Produk
Produk utama kami adalah FIN Komodo yaitu kendaraan offroad jenis CRUISER yang sangat lincah dan handal untuk digunakan sebagai kendaraan penjelajah. Bobotnya sangat ringan sehingga power yang diperlukan untuk melaju relative kecil, akibatnya konsumsi bahan bakar relative irit.

Untuk medan hutan, biasanya jarak tempuh sepanjang 100 Km dapat dilalui dalam 6 - 7 jam dengan konsumsi bahan bakar kurang lebih hanya 5 liter, sedangkan kapasitas tangki 20 liter, sehingga dapat survive didalam hutan selama 7 x 4 jam atau 4 hari perjalanan siang hari.

Disamping untuk misi penjelajah atau survey atau pengawasan, maka FIN Komodo juga dapat digunakan untuk mengangkut beban (barang bawaan) seberat 250 Kg, sehingga dapat juga berfungsi sebagai kendaraan utility.

Kestabilan kendaraan ini pada medan offroad yang ekstrem sekalipun tidak diragukan lagi, karena kami design dengan menggunakan perhitungan matematika persamaan keseimbangan yang akurat setiap komponen dan manufaktur nya.

Kami telah melakukan uji coba prototype dengan melakukan perjalanan adventure daerah pegunungan dan dataran dalam kondisi jalanan aspal, tanah, batu, berlumpur semua kami lalui dengan aman dan nyaman serta sangat stabil sekali dalam pengendalianya.

Untuk kondisi jalan dengan kemiringan 45 derajat dan berlumpur dapat dilalui dengan mudah dan aman, serta tanjakan turunan yang ekstrem tidak ada masalah.

Untuk kondisi semak-semak (yang belum ada jalan), maka FIN Komodo dapat berfungsi sebagai kendaraan perintis (pembuka jalan) sehingga akan sangat efisien dan menghemat waktu dalam bekerja.

PT FIN KOMODO TEKNOLOGI adalah bukan perusahaan industri ATPM, akan tetapi sebagai perusahaan Prinsipal, dimana perusahaan melakukan proses design dan rekayasa engineering serta pengembangan produk mobil nasional FIN Komodo Offoad.

PT FIN KOMODO TEKNOLOGI adalah member dari ASIA NUSA yaitu ASOSIASI INDUSTRI AUTOMOTIF NUSANTARA dimana anggotanya terdiri dari produsen 'Micro Car' dan Mesin Penggerak di seluruh Indonesia.

Kunjungi Websitenya di: http://www.finkomodo.com
thumbnail
PT  FIN KOMODO TEKNOLOGI , adalah perusahaan swasta Nasional yang bergerak di bidang Rekayasa & Teknologi (Engineering & Techn...

Rabu, 18 April 2012

Eco Power Booster® Hemat Bahan Bakar sd 70%

Eco Power Booster merupakan alat penghemat bahan bakar untuk mesin kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, atau mesin diesel (Genset). 

Kendaraan dengan EPB tetap membutuhkan bahan bakar tetapi teknologi EPB membuat penggunaan bahan bakar jauh lebih hemat.  EPB efektif mengurangi konsumsi bahan bakar mulai dari 20 hingga 50 persen.
Kinerja EPB sangat sederhana, tidak perlu membongkar atau mengubah standard mesin kendaraan. EPB cukup dipasang di ruang mesin, diisi dengan air kemudian dialiri dengan listrik DC. 
 
Dengan sistem itu, EPB dengan sendirinya akan memproduksi gas HHO (hidrogen dan oksigen) untuk disupply ke ruang bakar melalui intake manifold atau karburator.

Arus listrik ke EPB hanya akan hidup bila kunci kontak ke posisi ON dan setelah diputar ke posisi OFF, alat itu takkan berfungsi. Teknologi EPB bisa meminimalisasi emisi yang berbahaya bagi lingkungan, seperti CO2 dan gas CO, hingga 50 persen.

Gas HHO sebagai bahan bakar air yang digunakan sebagai hybrid pada kendaraan merupakan salah satu alternatif penghemat bahan bakar yang ramah lingkungan.

Molekul gas Hydrogen merupakan bahan bakar alternative yang termasuk dalam Energi Baru untuk masa depan dan ramah lingkungan. Melalui Proses Elektrolisa, Molekul air (H2O) akan terpisah menjadi molekul gas hydrogen (H2) dan Gas Oxygen (O2). Gas H2 yang dihasilkan mempunyai sifat mirip dengan bahan bakar bensin, alkohol, solar (diesel) atau bahan bakar sejenisnya. Karakteristik H2 tersebut mudah terbakar (flammable) pada suhu ruangan dan tahan tekanan. Menurut Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), bahwa Gas Hidrogen termasuk Energi baru yang masuk dalam kelompok Nuklir, Coal Bed Methane, Liquified Coal dan Gasified Coal. Gas H2 lebih bermanfaat bagi kebutuhan manusia dalam menggunakan energy. Karena H2 dapat diperoleh dari air dan air cukup banyak ada dimana-mana, sehingga dapat dikatakan bahwa H2 adalah sumber Energi Baru masa depan yang berkelimpahan dan murah.

Hidrogen yang diperoleh dari proses elektrolisa dapat digunakan sebagai penghemat bahan bakar kendaraan bermotor seperti; motor, mobil, kapal nelayan, generator set dan lain-lain. Kendaraan hidrogen adalah kendaraan yang mempergunakan gas hidrogen sebagai bahan bakarnya. Kendaraan tersebut tidak terbatas pada mobil dan motor saja, melainkan telah ada pesawat udara yang menggunakan hidrogen sebagai bahan bakarnya. Pada dasarnya kendaraan yang menggunakan bahan bakar hydrogen merupakan kendaraan ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar konvensional seperti minyak yang biasanya akan menimbulkan polusi dan efek rumah kaca.

Ada dua bentuk kendaraan yang menggunakan bahan bakar hidrogen yaitu:

1. Kendaraan dengan mesin pembakaran dalam, merupakan kendaraan yang menggunakan bahan bakar hidrogen seperti halnya mesin pembakaran dalam yang menggunakan bahan bakar gas.

2. Kendaraan dengan sel bahan bakar, yang seringkali dianggap sangat menarik dalam aplikasi modern karena efisiensi tinggi dan penggunaan bebas-emisi, berlawanan dengan bahan bakar umum seperti methane atau gas alam yang menghasilkan karbon dioksida. Satu-satunya hasil produk dari bahan bakar yang beroperasi menggunakan hidrogen murni adalah uap air.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh laboratorium Otomotif Fakultas Teknik dan Sains UNAS Jakarta, manfaat Gas Hidrogen bagi masyarakat luas tidak hanya untuk penghemat bahan bakar bagi kendaraan melainkan dapat digunakan untuk kompor Rumah Tangga, Pemanas pada proses peleburan besi atau Burner, uap air panas (steam), alat pengelasan dan lain sebagainya. Alat penghemat kendaraan atau mesin berbahan bakar minyak yang telah kami temukan bernama EcoPowerBosster (EPB). 

Cara kerja alat tersebut tidak mengubah standard mesin kendaraan. Dengan memasang EPB di ruang mesin, isi EPB dengan air destilasi, aliri dengan listrik DC, dan EPB akan memproduksi gas HHO (hidrogen+oksigen) untuk disupply ke ruang bakar. Gas HHO disuplai ke ruang bakar melalui intake manifold atau filter udara. Arus listrik ke EPB hidup hanya setelah kunci kontak diputar ke posisi ON. Setelah kunci kontak OFF, maka EPB tidak bekerja. EPB disuplai dengan tegangan DC 12V, arus 8-10A, dan tidak mengganggu kinerja alternator secara berlebihan, pada kendaraan roda dua (motor), DC 12V, arus 2-5A.

Produksi HHO oleh EPB harus seimbang dengan besar isi langkah (CC) mesin. Sejauh yg dipraktekkan di workshop kami, satu unit EPB cukup untuk menyuplai HHO ke ruang bakar mesin ber-CC 2000. Suplai HHO stabil dari putaran rendah hingga tinggi maupun jarak tempuhnya. Respon EPB tidak membutuhkan waktu lama, begitu mesin start maka EPB langsung bekerja mensuplai HHO ke ruang bakar sesuai dengan putaran mesin atau kecepatan yang dibutuhkan.

Gas HHO ini bila dimasukan didalam ruang bakar dan terbakar akan didapat sebuah pembakaran yang baik dan nyaris sempurna sehingga ruang bakar menjadi lebih bersih dari beberapa penelitian dan percobaan yang dilakukan didapat sebuah kesimpulan positif bahwa gas hidrogen yang didapat dari hidrogen maker ini adalah sebagai berikut:

1. Proses pembakaran yang nyaris sempurna diharapkan akan dapat menghilangkan emisi gas buang yang berbahaya bagi manusia dan alam, dengan demikian juga akan dapat mengurangi efek pemanasan global akibat dari sisa pembakaran yang tidak sempurna.

2. Meningkatkan performa dan kekuatan daripada mesin itu sendiri dan menurunkan suhu mesin, suara dari mesin menjadi lebih halus tidak berisik, mesin menjadi lebih awet, menghemat bahan bakar (konsumsi yang diuji adalah 70% gas hidrogen dan 30% bensin) jadi terjadi pengiritan bensin setidak tidaknya hingga 40%.
Sebagai referensi seorang teman yang mengaplikasikan hidrogen maker pada sepeda motornya yang sebelumnya hanya dapat dipacu dengan kecepatan 80km/jam (maksimal) dengan kondisi mesin sangat bergetar setelah memakai hidrogen maker mampu dipacu dengan kecepatan 100km/jam, mesin masih dalam keadaan dingin dan stabil tanpa getaran. 


ANALISA PRODUKSI GAS HIDROGEN

1. Proses elektrolisa air dapat menjadikan; 1 liter air menghasilkan 1,750 liter gas HHO, sehingga dapat dikatakan bahwa bahan bakar berasal dari air merupakan bahan bakar gas yang diproduksi pada saat diperlukan (HHO gas on demand) tanpa harus menyimpannya pada tabung yang besar dan tidak harus ada kebocoran gas yang dapat memungkinkan terjadinya ledakan pada gas. Dalam penggunaan gas HHO pada kendaraan bermotor, memiliki dua macam bahan bakar (dual fuel) yang masuk keruang bakar secara bersamaan yaitu bensin atau diesel dengan gas HHO, sehingga penggunaan bahan bakar utama berkurang dari seharusnya (hemat bahan bakar) dengan atau tanpa mengurangi tenaga mesin, bahkan menambah tenaga mesin yang disebabkan oleh kecepatan bakar (flame speed) gas H2 yang sangat besar (130 m/s), sehingga seluruh bahan bakar yang berada diruang bakar habis terbakar oleh karena itu emisi gas buang juga menurun dan ramah lingkungan.

2. Standar produksi gas HHO yang dapat dijadikan acuan adalah berdasarkan hasil penelitian Faraday yaitu: 1 liter gas HHO per jam memerlukan catu daya sebesar 2,36watt atau 1/60liter per menit (16,6cc), standar ini dijadikan 100% produktivitas gas HHO.

3. Luas permukaan plat elektrolisa yang dapat berproduksi dengan sempurna adalah: 1 cm2 memerlukan 0,24 Ampere atau 1 Ampere = 4 cm2 , dari perhitungan ini dapat dirancang besarnya plat yang diperlukan sesuai dengan besarnya arus listrik yang akan dibebankan pada plat.

4. Setiap sel elektrolisa yaitu 1 sel positif dan 1 sel negatif memerlukan tegangan 1,23 Volt dan ditambah dengan kehilangan efisiensi sehingga tegangan maximal adalah 2 Volt, diatas 2 Volt terjadi panas.

Untuk Informasi detail, silahkan kunjungi: http://ecopowerbooster.blogspot.com
thumbnail
Eco Power Booster merupakan alat penghemat bahan bakar untuk mesin kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, atau mesin diesel (Genset)....

Rabu, 29 Februari 2012

Orang Kaya Suka Berbohong dan Melanggar Hukum

Selama ini, menurut anggapan umum, orang kaya lebih dihargai di masyarakat dan selalu menjadi anggota kehormatan di komunitas sosialnya. Ternyata, perspektif itu pudar dengan adanya penelitian yang menyimpulkan bahwa orang kaya dianggap suka berbohong, menipu, dan melanggar hukum.

Itu bukan klaim sepihak, tetapi hasil sebuah kajian yang dipublikasikan di jurnal Akademi Nasional Ilmu Pengetahuan (NAS) Amerika Serikat.Penelitian yang menguak sisi buruk orang kaya itu dikaji Paul Piff, kandidat PhD (philosophy doctor) dari Universitas California, Berkeley.”Hasil penelitian itu sangat mengejutkan,” kata Piff seperti dikutip New York Daily News.

Hasil tujuh eksperimen terhadap ratusan orang itu menunjukkan bahwa orang kaya cenderung miliki sikap dan perilaku buruk.”Anggota kelas atas”itu dianggap suka melanggar aturan lalu lintas ketika mengendarai mobil, mengambil permen dari anaknya,berbohong saat negosiasi,menipu untuk meraih hadiah,dan mendorong sikap kerja tidak etis. Kemudian, orang kaya justru menganggap ketamakan sebagai suatu hal yang positif dan menguntungkan.

Ketamakan dianggap sebagai hasil pendidikan dan kemerdekaan personal. Hasil penelitian itu menyimpulkan bahwa serangkaian eksperimen itu menguji kelas sosial dan etik. Eksperimen lainnya,pengendara sepeda motor melintasi jalanan yang padat dan tibatiba melintasi pedestrian. Mobil mewah juga mengambil jalur pedestrian saat parkir.

Hanya sedikit mobil yang berhenti untuk memberikan kesempatan bagi seorang pejalan kali menyeberang. Menurut Piff,semakin tinggi tingkatan sosialnya, orang itu semakin fokus terhadap dirinya sendiri. Untuk itu,dia berharap riset ini bakal menyadarkan orang kaya agar terus berempati terhadap kondisi sekitarnya.

”Orang kaya harus paham dengan kebutuhan orang lain di sekitarnya,”tuturnya seperti dikutip Bloomberg. Erik Gordon,profesor bisnis di Universitas Michigan, mengaku tidak terkejut dengan hasil penelitian itu.”Isu ketamakan telah berkembang selama 20 tahun terakhir,” katanya.

”Kekayaan dan kekuasaan dengan status sosial ekonomi tinggi berarti membuat seseorang mengabaikan orang lain.Mereka berpikir bahwa aturan yang berlaku bagi orang lain tidak berlaku bagi mereka,”tuturnya. ANDIKA HENDRA M
thumbnail
Selama ini, menurut anggapan umum, orang kaya lebih dihargai di masyarakat dan selalu menjadi anggota kehormatan di komunitas sosialnya. T...

Senin, 08 Agustus 2011

Mendidik anak ala Jawa

Jawa artinya jiwa kang kajawa, jawi yakni jiwa kang kajawi. Artinya, prinsip hidup kejawen mengutamakan laku penghayatan atau implementasi nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari. Ada pepatah mengatakan, “guru kencing berdiri murid kencing berlari”. 

Mendidik anak, yang paling utama adalah memberi contoh sikap dan perilaku si pendidik dalam kehidupan sehari-harinya. Untuk bisa ngemong orang lain, kita harus bisa ngemong diri kita sendiri terlebih dulu. Apabila diri kita masih mudah terpancing emosi, gampang terhasud, mudah marah, kurang sabar dan tulus dijamin mudah gagal saat mendidik anak. Apalagi seorang calon pemimpin bangsa yang mempunyai sikap temperamental, suka iri hati, panasten, mudah marah dan terpancing emosi pastilah hanya akan menjadi penguasa otoriter, fasis, lalim dan suka menzolimi rakyatnya. Kiat sukses mendidik anak masih termasuk dalam penjabaran kiat sukses dalam pergaulan ala Jawa. Adapun kiat-kiat sebagaimana dalam ajaran kejawen mendidik anak adalah sbb ;

Komunikatif. Pendidikan dilakukan sejak masih di dalam kandungan. Seringlah diajak bicara atau berkomunikasi, dilantunkan tembang, serta sering membelai-belai perut ibu yang mengandung. Getaran batin antara ayah-anak-ibu akan saling bersentuhan dengan lembut. Kelembutan kasih sayang ini akan menciptakan kekuatan daya cipta dan kekuatan batin bagi si jabang bayi. Jangan heran bila di antara anda akan merasakan ternyata janin di dalam kandungan sudah bisa diajak berbicara. Apalagi bila sukmanya lebih tua dari usia jasadnya. Dalam mengimplementasikan kegiatan mengajar di sekolah, hendaknya kita sebagai guru lebih bersikap egaliter, tidak menerapkan pola patron-client (tuan-hamba). Agar supaya antara guru dengan murid memiliki hubungan batin yang lebih erat. Rasa sejati-nya saling nyambung. Terjadinya kontak rasasejati ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa saling menghargai dan menghormati antara guru dan murid.

Mendidik dengan sikap welas asih. Dalam mendidik musti dilakukan dengan kasih sayang yang tulus. Ojo ngoso lan kodho. Ketulusan kasih sayang akan menghasilkan energi positif yang kuat memancar beresonansi yang akan menyentuh alam pikiran bawah sadar para peserta didik. Kita menyadari bahwa hidup ini tidak lain untuk SALING MEMBERI dan MENERIMA kasih sayang kepada dan dari seluruh makhluk. Sekalipun kpd anak didik yg harus disayangi, seorang guru juga harus mengekspresikan suatu harapan untuk menerima kasih sayang dari para anak didik kita. Cara ini akan memotivasi anak didik untuk belajar memberikan kasih sayang kepada bapak-ibu guru khususnya dan kepada seluruh makhluk pada umumnya.

Bidiklah alam pikiran bawah sadar. Untuk anak kita di rumah, lantunkan tembang-tembang seserepan (pelajaran) tentang kehidupan pada saat anak menjelang dan sedang tidur. Karena kebiasaan ini mempunyai efek sangat posistif. Dalam kondisi tidur, pada saat itu gelombang otak mencapai level tetha sehingga alam pikiran bawah sadar masih terjaga, apalagi kesadaran rasasejati-nya tetap melek walau dalam keadaan tertidur pulas (mendengkur) di mana gelombang otak mencapai level delta. Dalam keadaan di atas kalimat lantunan tembang yang mengandung pelajaran adiluhung mudah direkam ke dalam alam pikiran bawah sadar-nya. Maka dalam khasanah kesenian Jawa dikenal tembang khusus untuk menidurkan anak, DANDANG GULA TURU LARE. Tembang itu bagaikan mantra yang penuh energi bila dilantunkan saat anak menjelang tidur. Dan mudah terpatri di dalam sanubari karena menjelang tidur keadaan gelombang otaknya berada pada level alpha. Untuk tembang-tembang tersebut para pembaca yang budiman dapat membeli kasetnya di toko kaset terlengkap. Misalnya Popeye di jogja, atau toko kaset di dekat Jl Jaksa Jakpus. Syukur-syukur kita bisa nembang sendiri supaya lebih berenergi.

Tekad bulat, ketangga, keketeg ing angga. Sebelum kegiatan mengajar dimulai atau saat akan berangkat ke tempat mengajar, konsentrasi lah dahulu untuk mengajak sedulur kembar dan sedulur papat kiblat serta kelima pancer-nya agar ikut andil dalam proses mengajar. Untuk kalimat yang diucapkan silahkan dibuka posting saya terdahulu FAQ; MEMBANGUN LAKU PRIHATIN.

Hargailah seluruh makhluk. Dalam kesempatan khusus, saat telah sampai di tempat mengajar, sempatkan untuk sekedar permisi dan minta semua kekuatan dan makhluk tuhan yangg tinggal di sekitar sekolahan, baik yang tampak maupun tidak tampak, termasuk lingkungan alam, pepohonan, dan ke-empat unsur alam, agar energinya selalu bersinergi dan harmoni dengan getaran ketulusan kita.

Sinergikan dan harmonisasikan dengan alam semesta. Saat mau mulai mengajar, heningkan cipta terlebih dulu. Ucapkan; “aku ora ndidik ragane murid-muridku, nanging ndidik jabang bayine murid-muridku kabeh. Kyai among nyai among, kabeh kang ngemongi anak didikku ewang-ewangono supaya pada mbangun-turut, dadi bocah kang pinter lan mulya dunya akhirate, mangerteni apa sejating urip. Kabeh saka kersaning Gusti. (Artinya; Aku tidak mendidik raga para murid-muridku, tetapi mendidik jabang bayinya murid-muridku kabeh. Kyai among nyai among, semua unsur gaib yang membimbing anak didikku, bantulah supaya anak didik hormat dan patuh, menjadi anak yang pandai dan mulia dunia akhiratnya, memahami kehidupan yang sejati. Semuanya atas kodrat Tuhan).

Jadikan pekerjaan kita sebagai ladang amal. Oleh sebab itu, libatkan hati dalam setiap pekerjaan. Tetapkan apa tujuan menjadi seorang pengajar atau guru. Jangan bertujuan untuk mencari makan atau mendapatkan gaji bulanan. Tetapi tetapkan tujuan untuk membagi ilmu pengetahuan kepada semua orang yang memerlukan. Agar supaya mereka dapat menentukan dan merubah nasibnya menjadi lebih baik lagi. Saat kita mengajar, sama saja kita sedang menolong orang banyak. Perlu saya garis bawahi bahwa membantu orang lain memiliki “kredit point” yang sangat besar. Urut-urutannya adalah ; pertama, menolong keselamatan jiwa orang lain. Kedua, menolong nasib atau membukakan jalan hidup bagi orang lain. Nah, bila kita bisa menetapkan tujuan di atas, sama halnya kita telah menghayati ajaran; tanamlah padi, maka rumput akan ikut tumbuh. Menanam padi sebagai kiasan akan amal kebaikan, menolong, membantu, memberi kemudahan, mempererat tali persaudaraan atau silaturahmi. Rumput yang ikut tumbuh sebagai kiasan rejeki yang akan selalu mengikuti setiap kita berbuat kebaikan kepada seluruh makhluk. Maka dalam bekerjaa menjalankan tugas pun hendaknya kita selalu menghayati tapa ngrame. Rame ing gawe, sepi ing pamrih.

Tapa mendhem. Jangan pernah mengungkit-ungkit kebaikan yang pernah kita lakukan kepada siapapun dengan dalih untuk melehke, atau agar supaya ia malu dan merasa berhutang jasa budi baik. Termasuk jasa-jasa seorang guru kepada murid-muridnya. Sebaliknya ingatlah baik-baik jasa para murid yang pernah dilakukan kepada guru. Dikiaskan, tulislah kebaikan orang lain di atas batu agar tak mudah kita lupakan, tulislah kebaikan yang pernah kita lakukan di atas tanah agar segera kita lupakan.

Demikianlah beberapa kiat sukses dalam mendidik/mengajar anak didik. Masih banyak lagi kiat-kiat sukses dalam bentuk yang lebih teknis, tetapi yang saya anggap paling utama adalah ke-delapan point di atas. Nyuwun duka kepada para pembaca yang budiman sekiranya ada kalimat yang terasa menggurui dan kurang sopan. Kebaikan yang kita lakukan akan berbalik kepada diri kita sendiri secara berlipat ganda. Begitulah salah satu rumus atau hukum yang ada di jagad raya ini. Sumonggo silahkan dibuktikan. Salam sukses, rahayu karaharjan untuk semua. (Sabda Langit)
thumbnail
Jawa artinya jiwa kang kajawa, jawi yakni jiwa kang kajawi. Artinya, prinsip hidup kejawen mengutamakan laku penghayatan atau implementasi n...

Minggu, 17 Juli 2011

SMA Terbaik Indonesia


SMA Taruna Nusantara, Magelang
Prototipe dari sekolah unggulan berasrama yang sekarang ditiru dimana2. Langganan Olimpiade Fisika/Matematika/Lomba KIR Nasional, dll. Sangat dominan di Akademi Militer/AAL/AAU/Akpol. Siswanya tidak hanya dituntut cerdas secara intelijensia, tapi juga tangguh secara fisik dan mental. Siswanya berasal dari seluruh Indonesia.

SMAK 1 BPK Penabur, Jakarta
Langganan Olimpiade Fisika/Matematika. Peringkat NEM/hasil UAN pun langganan terbaik di Indonesia. Dapat dikatakan, semua orang mengenal sekolah ini. Tidak diragukan lagi, sekolah ini termasuk salah satu yang terbaik di Indonesia. Semboyannya adalah Iman, Ilmu & Pelayanan.

SMAN 8 Jakarta
Tak diragukan lagi, SMAN 8 Jakarta merupakan sekolah negeri terbaik di Indonesia, dengan seabreg2 prestasi nasional/internasional. Peringkat NEMnya juga termasuk dalam jajaran peringkat atas nasional. Sangat dominan di UI/ITB.


SMAN 3 Bandung
Selain seabreg2 prestasi nasional/internasional, SMA ini juga legendaris karena sangat dominan di ITB. ITB seperti sekedar “pindah kelas” saja bagi mereka.


MAN Insan Cendekia, Serpong
Termasuk sekolah baru, namun prestasinya luar biasa. Berasrama penuh seperti no.3, tapi tanpa mengedepankan pola hidup semi militer. Menitikberatkan penguasaan IPTEK & IMTAK kepada para siswanya.


SMAN 1 Teladan, Yogyakarta
Sekolah tua yang menjadi teladan di Yogyakarta, Jawa Tengah dan sekitarnya. Prestasinya sudah terkenal sejak dulu.


SMAN 5 Surabaya
Unggulan di Jawa Timur. Sebutan SMA Komplek mengacu kepada keberadaan sekolah ini sebagai pusatnya. Prestasinya juga sudah terkenal sejak dulu.


SMAN 3 Semarang
Unggulan di Jawa Tengah. Konon merupakan SMA terbesar di Indonesia. Prestasinya juga sudah masyhur sejak dahulu kala.
thumbnail
SMA Taruna Nusantara, Magelang Prototipe dari sekolah unggulan berasrama yang sekarang ditiru dimana2. Langganan Olimpiade Fisika/Matematika...

Jumat, 15 Juli 2011

PNS, Korupsi dan Pendidikan

Jumlah PNS sekarang sudah mencapai 4,7 juta orang. Jumlah yang bertambah drastis bila dibandingkan dengan jumlah tahun 2004 yang hanya sekitar 3,6 juta orang. Terjadi pertambahan sekitar 1,1 juta orang di masa pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu.

Bila saja diasumsikan rata - rata gaji seorang PNS sekitar 3 juta perorang. Dengan jumlah 4,7 juta orang akan menghabiskan anggaran sekitar 14,1 trilyun perbulannya dan 162,9 trilyun pertahunnya. Yang apabila ditambah dengan gaji ke13 maka akan berjumlah 183,3 trilyun. Ini masih gaji PNS, belum lagi ditambah dengan gaji TNI/Polri, BUMN dan para pejabat negara. (Belum lagi korupsinya :).

Kini ada perkembangan menarik di mana Menteri Keuangan menawarkan program Pensiun Dini PNS. Hanya saja belum tergambarkan di mata publik bagaimana bentuk dari kompensasi pensiun dini tersebut, apakah akan memakai pola pesangon uang atau bentuk lain. Seandainya saja dengan pola pesangon uang maka apabila kompensasi atas pensiun dini seorang PNS diberi pesangon 100 juta perorang maka dengan dana 100 trilyun akan bisa mempensiun dinikan sebanyak 1juta PNS. Sekilas memang pola yang demikian akan sangat menguras anggaran negara. Seandainya pola pesangon berupa ijin pemakaian lahan pertanian / perkebunan 2 hektare perorang maka untuk mempensiun dinikan 1 juta orang PNS maka akan membutuhkan lahan sebanyak 2 juta hektare lahan kosong / lahan tidur / hutan gundul.

Walaupun banyak pihak yang berharap agar program pensiun dini tersebut bisa terealisasi secepatnya  untuk mengefektifkan dan mengefisienkan birokrasi pemerintahan pusat dan daerah namun realitanya program tersebut masih sulit diwujudkan secara sosial politik mengingat sudah dekatnya pemilu 2014 yang tinggal 3 tahun lagi. Pensiun dini takkan populer secara politik.

Jumlah 4,7 juta PNS sebentar lagi akan bertambah akibat dari penerimaan CPNS tahun 2011 nanti maka besar kemungkinan jumlah 4,7 juta akan menuju 5 juta orang PNS.

Selain gaji, salah satu yang menggelisahkan adalah ketidakcukupan gaji pada tingkat PNS rendahan. PNS rendahan merupakan mayoritas. Gaji PNS tingkat rendahan sangat tidak cukup untuk memenuhi sandang, pangan, papan, kenderaan, pendidikan dan kesehatan.

Untuk keperluan kenderaan dan perumahan biasanya mereka penuhi dengan strategi paling jitu sedunia, yaitu cicilan perbulan. Untuk kesehatan sudah ada program asuransi kesehatan yang ditangani oleh PT Askes. Gaji PNS dipotong perbulannya dan dipergunakan untuk klaim perobatan pada PT Askes. Yang belum terjamin secara sistemik adalah pendidikan anak. Dengan gaji yang pas-pasan para PNS rendahan tak kan mampu untuk memberi pendidikan tinggi kepada anak - anaknya yang mana pendidikan tinggi hanya bisa diperoleh di perkotaan sehingga anak - anaknya harus merantau untuk masa depan yang lebih baik. Tidak ada jalan lain agar bisa menyekolahkan anaknya di perguruan tinggi maka para PNS rendahan harus korupsi dengan status korupsi rendahan juga atau yang biasa dikenal dengan sebutan koruptor kelas teri. Bila saja semua PNS berhasil melakukan korupsi kelas teri sama besarnya dengan gaji bulanannya maka besaran hasil korupsi kelas teri tersebut sudah sebesar 169 trilyun perbulannya.  Dan sebagian darinya dipergunakan untuk membiayai kuliah anaknya di perantauan.

Sudah waktunya dipikirkan upaya sistematik untuk memberi kenyamanan pada hidup para PNS rendahan pada bidang pendidikan tanpa harus membebani anggaran negara secara resmi ataupun tidak resmi. Pola ASKES pada bidang kesehatan bisa diterapkan pada bidang pendidikan keluarga PNS. Sudah waktunya dibuat program Asuransi Pendidikan pada keluarga PNS. 

Dengan jumlah 4,7 juta orang yang apabila dikenakan potongan asuransi pendidikan sebesar 5 ribu rupiah perbulan akan terjadi akumulasi dana asuransi pendidikan sebesar 23,5 milyar perbulan dan 282 milyar pertahun. Dalam waktu 5  tahun sudah bisa terkumpul 1,41 trilyun. Dengan dana sebesar tersebut sudah lebih dari cukup untuk membiayai pendidikan tinggi anak - anak para PNS rendahan. Agar dana tersebut tidak bersifat konsumtif maka akan lebih baik lagi dana tersebut dipikirkan untuk dipergunakan membangun perguruan tinggi milik yayasan Korpri yang memberi beasiswa 100 % pendidikan dan biaya hidupnya. Agar operasionalnya bisa lebih murah maka perguruan tinggi tersebut bisa dibangun dan disebar di daerah yang jauh dari perkotaan dan sekaligus bisa berfungsi sebagai katalisator percepatan pembangunan daerah.
thumbnail
Jumlah PNS sekarang sudah mencapai 4,7 juta orang. Jumlah yang bertambah drastis bila dibandingkan dengan jumlah tahun 2004 yang hanya sekit...

Sekolah Untuk Apa?

Beberapa hari ini kita membaca berita betapa sulitnya anak-anak kita mencari sekolah. Masuk universitas pilihan, susahnya setengah mati. Kalaupun diterima, bak lolos dari lubang jarum. Sudah masuk, ternyata banyak yang "salah kamar". Sudah sering saya mengajak dialog mahasiswa yang bermasalah dalam perkuliahan yang begitu digali selalu mengatakan mereka masuk jurusan yang salah.

Demikianlah, diterima di PTN masalah, tidak diterima juga masalah. Kalau ada uang bisa kuliah di mana saja. Bagaimana kalau uang tak ada? Hampir semua orang ingin menjadi sarjana, bahkan masuk program S2. Jadi birokrat atau jendral pun, sekarang banyak yang ingin punya gelar S3. Persoalan seperti itu saya hadapi waktu lulus SMA tiga puluh tahun yang lalu, dan ternyata masih menjadi masalah hari ini. Bahkan sekarang, memilih SMP dan SMA pun sama sulitnya.

Mengapa hanya soal memindahkan anak karena pindah rumah ke sekolah negeri lain saja biayanya begitu besar? Padahal bangku sekolah masih banyak yang kosong. Masuk sekolah susah, pindah juga sulit, diterima di perguruan tinggi untung-untungan, cari kerja susahnya minta ampun. Lengkap sudah masalah kita.

Kalau kita sepakat sekolah adalah jembatan untuk mengangkat kesejahteraan dan daya saing bangsa, mengapa dibuat sulit? Lantas apa yang harus dilakukan orang tua? Jadi sekolah untuk apa di negeri yang serba sulit ini?

Kesadaran Membangun SDM

Lebih dari 25 tahun yang lalu, saat berkuasa, PM Malaysia Mahathir Mohammad sadar betul pentingnya pembangunan SDM. Ia pun mengirim puluhan ribu sarjana mengambil gelar S2 dan S3 ke berbagai negara maju. hal serupa juga dilakukan China. Tidak sampai sepuluh tahun, lulusan terbaik itu sudah siap mengisi perekonomian negara. Hasilnya anda bisa lihat sekarang. BUMN di negara itu dipimpin orang-orang hebat, demikian pula perusahaan swasta dan birokrasinya.

Perubahan bukan hanya sampai di situ. Orang-orang muda yang kembali ke negerinya secara masif me-reform sistem pendidikan. Tradisi lama yang terlalu kognitif dibongkar. Old ways teaching yang terlalu berpusat pada guru dan papan tulis, serta peran brain memory (hafalan dan rumus) yang dominan mulai ditinggalkan. Mereka membongkar kurikulum, memperbaiki metode pengajaran, dan seterusnya. Tak mengherankan kalau sekolah-sekolah di berbagai belahan dunia pun mulai berubah.

Di negeri Belanda saya sempat terbengong-bengong menyaksikan bagaimana universitas seterkenal Erasmus begitu mudah menerima mahasiswa. "Semua warga negara punya hak untuk mendapat pendidikan yang layak, jadi mereka yang mendaftar harus kami terima," ujar seorang dekan di Erasmus. Beda benar dengan universitas negeri kita yang diberi privilege untuk mencari dan mendapatkan lulusan SLTA yang terbaik. Seleksinya sangat ketat.

Lantas bagaimana membangun bangsa dari lulusan yang asal masuk ini? "Mudah saja," ujar dekan itu. "Kita potong di tahun kedua. Masuk tahun kedua, angka drop out tinggi sekali. Di sinilah kita baru bicara kualitas, sebab walaupun semua orang bicara hak, soal kemampuan dan minat bisa membuat masa depan berbeda,"ujarnya.

Hal senada juga saya saksikan hari-hari ini di New Zealand. Meski murid-murid yang kuliah sudah dipersiapkan sejak di tingkat SLTA, angka drop out mahasiswa tahun pertama cukup tinggi. Mereka pindah ke politeknik yang hanya butuh satu tahun kuliah.

Yang lebih mengejutkan saya adalah saat memindahkan anak bersekolah di tingkat SLTA di New Zealand. Sekolah yang kami tuju tentu saja sekolah yang terbaik, masuk dalam sepuluh besar nasional dengan fasilitas dan guru yang baik. Saya menghabiskan waktu beberapa hari untuk mewancarai lulusan sekolah itu masing-masing, ikut tour keliling sekolah, menanyakan kurikulum dan mengintip bagaimana pelajaran diajarkan. Di luar dugaan saya, pindah sekolah ke sini pun ternyata begitu mudah.

Sudah lama saya gelisah dengan metode pembelajaran di sekolah-sekolah kita yang terlalu kognitif, dengan guru-guru yang merasa hebat kalau muridnya bisa dapat nilai rata-rata diatas 80 (betapapun stressnya mereka) dan sebaliknya memandang rendah terhadap murid aktif namun tak menguasai semua subjek. Potensi anak hanya dilihat dari nilai, yang merupakan cerminan kemampuan mengkopi isi buku dan cacatan. Entah dimana keguruan itu muncul kalau sekolah tak mengajarkan critical thinking. Kita mengkritik lulusan yang biasa membebek, tapi tak berhenti menciptakan bebek-bebek dogmatik.

Kalau lulusannya mudah diterima di sekolah yang baik di luar negri, mungkin guru-guru kita akan menganggap sekolahnya begitu bagus. Mohon maaf, ternyata tidak demikian. Jangankan dibaca, diminta transkrip nilainya pun tidak. Maka jangan heran, anak dari daerah terpencil pun di Indonesia, bisa dengan mudah diterima di sekolah yang baik di luar negeri. Bahkan tanpa tes. Apa yang membuat demikian? "undang-undang menjamin semua orang punya hak yang sama untuk belajar," ujar seorang guru di New Zealand.

Lantas, bukankah kualitas lulusan ditentukan inputnya? "itu ada benarnya, tapi bukan segala-galanya," ujar putera sulung saya yang kuliah di Auckland University tahun ketiga. Maksudnya, test masuk tetap ada, tetapi hanya dipakai untuk penempatan dan kualifikasi.

Di tingkat SLTA, mereka hanya diwajibkan mengambil dua mata pelajaran wajib (compulsory) yaitu matematika dan bahasa Inggris. Pada dua mata pelajaran ini pun mereka punya tiga kategori: akselerasi, rata-rata, dan yang masih butuh bimbingan. Sekolah dilarang hanya menerima anak-anak bernilai akademik tinggi karena dapat menimbulkan guncangan karakter pada masa depan anak, khususnya sifat-sifat superioritas, arogansi, dan kurang empati. Mereka hanya super dikedua kelas itu, di kelas lain mereka berbaur. Dan belum tentu superior di kelas lain karena pengajaran tidak hanya diberikan secara kognitif semata.

Selebihnya, hanya ada empat mata pelajaran pilihan lain yang disesuaikan dengan tujuan masa depan masing-masing. Bagi mereka yang bercita-cita menjadi dokter maka biologi dan ilmu kimia wajib dikuasai. Bagi yang akan menjadi insinyur wajib menguasai fisika dan kimia. Sedangkan bagi yang ingin menjadi ekonom wajib mendalami accounting, statistik dan ekonomi. Anak-anak yang ingin menjadi ekonom tak perlu belajar biologi dan fisika. Beda benar dengan anak-anak kita yang harus mengambil 16 mata pelajaran di tingkat SLTA di sini, dan semuanya diwajibkan lulus di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).

Bayangkan, bukankah cita-cita pembuat kurikulum itu orangnya hebat sekali? Mungkin dia manusia super. Seorang lulusan SLTA, tahun pertama harus menguasai 4 bidang science (biologi, ilmu kimia, fisika dan Matematika), lalu tiga bahasa (Bahasa Indonesia, Inggris dan satu bahasa lain), ditambah PPKN, sejarah, sosiologi, ekonomi, agama, geografi, kesenian, olahraga dan komputer. Hebat sekali bukan? Tidak mengherankan kalau sekolah menjadi sangat menakutkan, stressful, banyak korban kesurupan, terbiasa mencontek, dan sebagainya. Harus diakui kurikulum SLTA kita sangat berat. Sama seperti kurikulum program S1 dua puluh tahun yang lalu yang sejajar dengan program S1 yang digabung hingga S3 di Amerika. Setelah direformasi, kini anak-anak kita bisa lulus sarjana tiga tahun. Padahal dulu butuh lima tahun. Dulu program doktor menyelesaikan di atas 100 SKS, makanya hampir tak ada yang lulus. Kini seseorang bisa lulus doktor dalam tiga tahun.

Anda bisa saja mengatakan, dulu kita juga demikian tapi tak ada masalah kok! Di mana masalahnya? Masalahnya, saat ini banyak hal telah berubah. Teknologi telah merubah banyak hal, anak-anak kita dikepung informasi yang lebih bersifat pendalaman dan banyak pilihan, namun datang dengan lebih menyenangkan. Belajar bukan hanya dari guru, tapi dari segala resources. Ilmu belajar menjari lebih penting dari apa yang dipelajari itu sendiri, karena itu diperlukan lebih dari seorang pengajar, yaitu pendidik. Guru tak bisa lagi memberikan semua isi buku untuk dihafalkan, tetapi guru dituntut memberikan bagaimana hidup tanpa guru, Lifelong learning.

Saya saksikan metode belajar telah jauh berubah. Seorang guru di West Lake Boys School di Auckland mengatakan, "Kami sudah meninggalkan old ways teaching sejak sepuluh tahun yang lalu. Makanya sekolah sekarang harus memberikan lebih banyak pilihan daripada paksaan. Percuma memberi banyak pengetahuan kalau tak bisa dikunyah. Guru kami ubah, metode diperbaharui, fasilitas baru dibangun," ujar seorang guru.

Masih banyak yang ingin saya diskusikan, namun sampai di sini ada baiknya kita berefleksi sejenak. Untuk apa kita menciptakan sekolah, dan untuk apa kita bersekolah? Mudah-mudahan kita bisa mendiskusikan lebih dalam minggu depan dan semoga anak-anak kita mendapatkan masa depannya yang lebih baik. Oleh: Rhenald Kasali
thumbnail
Beberapa hari ini kita membaca berita betapa sulitnya anak-anak kita mencari sekolah. Masuk universitas pilihan, susahnya setengah mati. Kal...

Siswa SMK di Malang dan Klaten Produksi Mobil Digdaya


Dunia Pendidikan nasional boleh berbangga. Siswa- siswa SMK di Kabupaten Klaten dan Malang mampu merancang bangun mobil. Rancang bangun karya siswa SMK ini tak sekedar dilakukan pada bodi mobil, namun juga pada mesin.

“Bahkan sejumlah komponen mesin juga dibuat sendiri. Seperti manipol, kepala silinder dan beberapa komponen lainnya," ungkap Kepala SMKN 1 Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (14/7).

Mobil Sport Utility Vehicle (SUV) bermerek 'Kiat Esemka' karya siswa SMKN 1 Trucuk dan pick up (double cabin) ‘Digdaya’ karya siswa SMKN 1 Singosari, Kabupaten Malang, ini dipamerkan pada ajang Expo Produk Unggulan NU, di JCC.

Baik Kiat Esemka maupun Digdaya berkapasitas mesin 1.500 cc yang telah berteknologi injeksi ini hampir 100 persen merupakan hasil kreatifitas para siswa kedua SMK ini.

Menurut Guru pembimbing tim perakit mobil Digdaya, Sujianto mengungkapkan bahwa ide pertama pembuatan mobil Digdaya ini berawal dari tantangan oleh Dirjen Dikti bidang Kejuruan Joko Sutrisno.

Hingga saat ini Digdaya 1,5 I telah di buat tiga unit prototipenya. "Semuanya dikerjakan secara manual tanpa peralatan modern seperti yang dimiliki industri mobil," tuturnya.
thumbnail
Dunia Pendidikan nasional boleh berbangga. Siswa- siswa SMK di Kabupaten Klaten dan Malang mampu merancang bangun mobil. Rancang bangun kary...

Jumat, 08 Juli 2011

Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia


Perguruan tinggi adalah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan tinggi. Peserta didik perguruan tinggi disebut mahasiswa, sedangkan tenaga pendidik perguruan tinggi disebut dosen. Menurut jenisnya, perguruan tinggi dibagi menjadi dua:

Perguruan tinggi negeri adalah perguruan tinggi yang pengelolaan dan regulasinya dilakukan oleh negara.
Perguruan tinggi swasta adalah perguruan tinggi yang pengelolaan dan regulasinya dilakukan oleh swasta

Di Indonesia, perguruan tinggi dapat berbentuk akademi, institut, politeknik, sekolah tinggi, dan universitas. Perguruan tinggi dapat menyelenggarakan pendidikan akademik, profesi, dan vokasi dengan program pendidikan diploma (D1, D2, D3, D4), sarjana (S1), magister (S2), doktor (S3), dan spesialis.

Universitas, institut, dan sekolah tinggi yang memiliki program doktor berhak memberikan gelar doktor kehormatan (doktor honoris causa) kepada setiap individu yang layak memperoleh penghargaan berkenaan dengan jasa-jasa yang luar biasa dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, kemasyarakatan, keagamaan, kebudayaan, atau seni. Sebutan guru besar atau profesor hanya dipergunakan selama yang bersangkutan masih aktif bekerja sebagai pendidik di perguruan tinggi.

Pengelolaan dan regulasi perguruan tinggi di Indonesia dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Nasional. Rektor Perguruan Tinggi Negeri merupakan pejabat eselon di bawah Menteri Pendidikan Nasional.

Selain itu juga terdapat perguruan tinggi yang dikelola oleh kementerian atau lembaga pemerintah nonkementerian yang umumnya merupakan perguruan tinggi kedinasan, misalnya Sekolah Tinggi Akuntansi Negara yang dikelola oleh Kementerian Keuangan.

Selanjutnya, berdasarkan undang-undang yang berlaku, setiap perguruan tinggi di Indonesia harus memiliki Badan Hukum Pendidikan yang berfungsi memberikan pelayanan yang adil dan bermutu kepada peserta didik, berprinsip nirlaba, dan dapat mengelola dana secara mandiri untuk memajukan pendidikan nasional.

Perguruan tinggi asal Indonesia semakin diakui dunia. Jika sebelumnya hanya ada 151 kampus yang disurvei untuk World Universities Web Rangking oleh lembaga pemeringkatan 4ICU (www.4icu.org), kini jumlahnya bertambah tiga menjadi 154.

World Universities Web Rangking merupakan barometer untuk mengukur kiprah perguruan tinggi berdasarkan tiga kriteria yaitu Google page rank, Yahoo inbound links, dan Alexa traffic rank. Ada sekitar 10.200 kampus di 200 negara yang dievaluasi dan hasil pemeringkatannya dirilis tiap semester, yaitu Januari dan Juli setiap tahunnya.

Pada edisi Juli 2011 kali ini, posisi kampus terbaik sejagat raya kini ditempati oleh Massachusets Institute Technology (MIT) yang melengserkan jawara sebelumnya yaitu Stanford University yang turun ke peringkat empat.

Meski demikian, kampus asal Amerika Serikat masih menguasai 10 besar dunia. Hanya satu kampus asal Inggris yang mengganggu dominasi AS, yakni University of Cambridge di peringkat kesepuluh.

Untuk wilayah asia, China menempatkan enam perguruan tingginya di 10 besar Asia, yang dipimpin oleh Peking University. Sementara Jepang hanya menempatkan satu kampus, yaitu Keio University yang menempati urutan ketiga di Asia.

National University of Singapore menjadi wakil dari Asia Tenggara yang berhasil masuk Top 10 Asia, yaitu pada peringkat kelima. Sedangkan perguruan tinggi asal Indonesia, 'hanya' berhasil masuk Top 100 Asia, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM), yang menempati urutan ke-11 dan ke-17.

Khusus untuk ITB, seperti dikutip dari situs www.4icu.org, Jumat (8/7/2011), perguruan tinggi asal Bandung ini berhasil masuk Top 100 dunia, yaitu urutan ke-44.

Peringkat Indonesia

Indonesia sendiri mengalami peningkatan. Jika sebelumnya hanya ada 151 kampus yang disurvei untuk World Universities Web Rangking oleh 4ICU, kini jumlahnya bertambah tiga menjadi 154.

Tiga perguruan tinggi pendatang baru itu adalah Universitas Pattimura yang menempati peringkat ke-128, Universitas Cendrawasih ke-152, dan Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda ke-153.

Dalam pemeringkatan kali ini, posisi kampus asal Indonesia yang menempati 10 besar negeri ini belum banyak berubah. Kampus ITB, Universitas Indonesia (UI), dan UGM, masih menempati tiga besar.

Sementara Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai pendatang baru di 10 besar, langsung menempati posisi keempat menggeser Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), yang turun ke peringkat tujuh.

Di antara daftar universitas tersebut, Universitas Gunadarma menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta yang masuk 10 besar nasional dan sudah tiga periode bertahan sebagai kampus swasta yang berhasil menembus dominasi perguruan tinggi negeri. Gunadarma menempati posisi kelima di bawah IPB dan UI.

Sedangkan kampus yang menunjukkan lonjakan peringkat tertinggi adalah Universitas Nusa Cendana, naik dari posisi 117 pada edisi sebelumnya menjadi peringkat 50, dan Universitas Tadulako dari 146 ke 96.

Berikut adalah daftar peringkat 10 besar peguruan tinggi nasional yang dirilis 4ICU:

1. Institut Teknologi Bandung
2. Universitas Gadjah Mada
3. Universitas Indonesia
4. Institut Pertanian Bogor
5. Universitas Gunadarma
6. Universitas Diponegoro
7. Institut Teknologi Sepuluh November
8. Universitas Pendidikan Indonesia
9. Universitas Sebelas Maret
10. Universitas Sumatera Utara

Berikut Daftar Urutan lengkap sesuai Rangking:
Sumber: http://www.4icu.org/id/

by 2011 University Web Ranking

sort by: University Ranking | University name | University town
Universities Towns
1  Institut Teknologi Bandung
Bandung
2  Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta
3  Universitas Indonesia
Depok and other locations
4  Institut Pertanian Bogor
Bogor
5  Universitas Gunadarma
Depok
6  Universitas Diponegoro
Semarang and other locations
7  Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Surabaya
8  Universitas Pendidikan Indonesia
Bandung
9  Universitas Sebelas Maret
Surakarta
10  Universitas Sumatera Utara
Medan
11  Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Yogyakarta
12  Universitas Padjadjaran
Bandung
13  Universitas Brawijaya
Malang
14  Universitas Muhammadiyah Malang
Malang and other locations
15  Universitas Kristen Petra
Surabaya
16  Universitas Negeri Malang
Malang
17  Universitas Mercu Buana
Jakarta Barat
18  Universitas Islam Indonesia 
Yogyakarta
19  Universitas Bina Nusantara
Jakarta Barat and other locations
20  Universitas Sriwijaya
Inderalaya and other locations
21  Universitas Komputer Indonesia
Bandung
22  Universitas Negeri Semarang
Semarang and other locations
23  Universitas Airlangga
Surabaya
24  Universitas Muhammadiyah Surakarta
Surakarta
25  Universitas Negeri Yogyakarta
Yogyakarta
26  Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Jakarta
27  Universitas Andalas
Padang
28  Universitas Negeri Surabaya
Surabaya
29  Universitas Udayana
Badung and other locations
30  Universitas Hasanuddin
Makassar
31  Universitas Lampung
Bandar Lampung
32  Universitas Surabaya
Surabaya and other locations
33  Universitas Ahmad Dahlan
Yogyakarta
34  Universitas Riau
Pekanbaru
35  Universitas Jember
Jember
36  Universitas Trisakti
Jakarta Barat
37  Universitas Sam Ratulangi
Manado
38  Universitas Negeri Jakarta
Jakarta
39  Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Yogyakarta
40  Universitas Bengkulu
Bengkulu
41  Universitas Negeri Medan
Medan
42  Universitas Mataram
Mataram
43  Universitas Sanata Dharma
Yogyakarta
44  Universitas Paramadina
Jakarta
45  Universitas Pasundan
Bandung
46  Universitas Mulawarman
Samarinda
47  Universitas Syiah Kuala
Banda Aceh
48  Universitas Katolik Soegijapranata
Semarang
49  Universitas Tanjungpura
Pontianak
50  Universitas Nusa Cendana
Kupang
51  Universitas Negeri Papua
Manokwari
52  Universitas Jenderal Soedirman
Purwokerto
53  Universitas Kristen Duta Wacana
Yogyakarta
54  Universitas Tarumanagara
Jakarta
55  Universitas Negeri Padang
Padang and other locations
56  Universitas Presiden
Bekasi and other locations
57  Universitas Negeri Makassar
Makassar and other locations
58  Universitas Pancasila
Jakarta Selatan
59  Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
Yogyakarta
60  Universitas Pelita Harapan
Karawaci and other locations
61  Universitas Katolik Parahyangan
Bandung
62  Universitas Swiss German
Tangerang
63  Universitas Darma Persada
Jakarta Timur
64  Universitas Islam Sultan Agung
Semarang
65  Institut Seni Indonesia Denpasar
Denpasar
66  Universitas Esa Unggul
Jakarta Barat and other locations
67  Universitas Kristen Maranatha
Bandung
68  Universitas Trunojoyo
Bangkalan
69  Universitas Kristen Krida Wacana
Jakarta Barat
70  Universitas Nasional
Jakarta Selatan
71  Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jatim
Surabaya
72  Universitas Lambung Mangkurat
Banjarmasin and other locations
73  Universitas Klabat
Manado
74  Universitas Islam Bandung
Bandung
75  Universitas Malikussaleh
Lhokseumawe
76  Universitas Al Azhar Indonesia
Jakarta
77  Universitas Yarsi
Jakarta Pusat
78  Universitas Dr. Soetomo
Surabaya
79  Institut Seni Indonesia Surakarta
Surakarta
80  Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Yogyakarta
81  Institut Teknologi Nasional
Bandung
82  Universitas Persada Indonesia YAI
Jakarta
83  Universitas Haluoleo
Kendari
84  Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Surabaya
85  Universitas Jambi
Jambi
86  Universitas Widyatama
Bandung
87  Universitas Islam Riau
Pekanbaru
88  Universitas Muhammadiyah Jakarta
Jakarta Selatan
89  Universitas Kristen Indonesia
Jakarta Timur
90  Universitas Ibn Khaldun
Bogor
91  Universitas Merdeka Malang
Malang
92  Universitas Pendidikan Ganesha
Singaraja
93  Universitas Bangka Belitung
Pangkalpinang and other locations
94  Universitas Palangka Raya
Palangkaraya
95  Universitas Widya Gama
Malang
96  Universitas Tadulako
Palu
97  Universitas Jayabaya
Jakarta Timur
98  Universitas Pakuan
Bogor
99  Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Serang
100  Universitas Islam Jakarta
Jakarta
101  Universitas Kristen Satya Wacana
Salatiga
102  Universitas Bunda Mulia
Jakarta Utara
103  Universitas Widya Kartika
Surabaya
104  Universitas Bung Hatta
Padang
105  Universitas Narotama
Surabaya
106  Universitas Advent Indonesia
Bandung
107  Universitas Negeri Gorontalo
Gorontalo
108  Universitas Semarang
Semarang
109  Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
Jakarta Selatan and other locations
110  Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Surabaya
111  Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Jakarta
112  Universitas Siliwangi
Tasikmalaya
113  Universitas Islam Nusantara
Bandung
114  Universitas Teknologi Yogyakarta
Sleman
115  Universitas Jenderal Achmad Yani
Cimahi
116  Universitas Muria Kudus
Kudus
117  Universitas Indraprasta PGRI
Jakarta
118  Universitas Kanjuruhan
Malang
119  Universitas Muhammadiyah Makassar
Makassar
120  Universitas Negeri Manado
Tondano
121  Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Medan
122  Universitas Krisnadwipayana
Jakarta Timur
123  Universitas Respati Indonesia
Jakarta Timur
124  Universitas Islam Sumatera Utara
Medan
125  Universitas Slamet Riyadi
Surakarta
126  Universitas Atma Jaya Makassar
Makassar
127  Universitas Surakarta
Surakarta
128  Universitas Pattimura
Ambon
129  Universitas Islam Lamongan
Lamongan and other locations
130  Universitas Djuanda
Bogor
131  Universitas 17 Agustus 1945
Jakarta Utara
132  Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Yogyakarta
133  Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Purwokerto
134  Universitas Janabadra
Yogyakarta
135  Universitas Borneo
Tarakan
136  Universitas 17 Agustus 1945 Semarang
Semarang
137  Universitas Muslim Indonesia
Makassar and other locations
138  Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Sidoarjo
139  Universitas Muhammadiyah Purworejo
Purworejo
140  Universitas Nusa Bangsa
Bogor
141  Universitas Balikpapan
Balikpapan
142  Universitas Muhammadiyah Cirebon
Cirebon
143  Universitas Islam Syekh-Yusuf
Tangerang
144  Universitas Muhammadiyah Magelang
Magelang
145  Universitas Khairun
Ternate
146  Universitas Suryadarma
Jakarta
147  Universitas Batanghari
Jambi
148  Universitas Nusantara Manado
Manado
149  Universitas Tribhuwana Tungga Dewi
Malang
150  Universitas Islam Darul Ulum
Lamongan
151  Universitas Musamus Merauke
Merauke
152  Universitas Cenderawasih
Jayapura
153  Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
Samarinda
154  Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
Jakarta Selatan
thumbnail
Perguruan tinggi adalah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan tinggi. Peserta didik perguruan tinggi disebut mahasiswa, sedangkan tenag...
 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz