Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Juni 2012

Pasang Konverter Kit LPG Sekarang !

Klik Disini: Dukungan Demonstrative Projects

Apa itu demonstrative Projects ?

Pengembangan dan penyusunan spesifikasi teknis dan standar industri untuk keperluan SNI peralatan konversi bahan bakar gas (konverter kit) mengacu pada syarat mutu yang terdiri dari :
  1. Test material (material testing) (termasuk tools dan peralatan)
  2. Kontrol keselamatan dan analisa kerusakan (safety controls and defects analysis)
  3. Proyek percontohan (demonstrative projects)
  4. Pelatihan (training)

Dikarenakan keberadaan SNI konverter kit LPG belum juga dikeluarkan maka hal ini harus disikapi dengan serius. Seperti kita ketahui bahwa SNI (Standar Nasional Indonesia) ada karena adanya kebutuhan pasar, inovasi dan produksi dalam negeri yang mana spesifikasi teknis dan standar industri telah disepakati bersama.

Khusus SNI yang berhubungan dengan konverter kit maka proyek percontohan (demonstrative projects) yang merupakan salah satu syarat mutu adalah suatu tindakan yang sangat penting dalam penentuan pemasangan (install) pada kendaraan. Setelah itu terdapat tindakan training dalam pemasangan pada kendaraan yang sudah masuk dalam proyek percontohan tersebut. Dari tindakan proyek percontohan tersebut maka akan lahir Sistem Informasi Kendaraan Terkonversi.

Kami menghimbau para peminat konverter kit LPG untuk ikut serta dalam program ini dengan tujuan :
  1. Mendukung sepenuhnya produk dalam negeri
  2. Mendukung program SNI dengan melahirkan SNI konverter kit LPG yang tidak kunjung ada.
  3. Membantu program pemerintah dalam percepatan konversi bahan bakar gas (BBG)
  4. Membantu rakyat dalam menyelesaikan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) tanpa adanya solusi bahan bakar alternatif
  5. Mensosialisasikan konverter kit yang benar dan baik
  6. Marampungkan produk dalam negeri menjadi produk unggulan dalam negeri
Kami menargetkan sebagai proyek percotohan berkisar 100 hingga 200 kendaraan yang ingin dipasangkan konverter kit menggunakan sistem sequential dan bukan konvensional (converter kit next generation). Dengan proyek percontohan ini diharapkan dapat diberikan kepada para pemangku kebijakan termasuk para pejabat di SNI untuk mempertimbangkan keberadaan SNI konverter kit LPG.

Kami memberlakukan waktu pendaftaran hingga tanggal 17 Juli 2012, dengan harga produk sebesar Rp. 7.000.000,-. Diberlakukan pembayaran uang muka sebesar 50% sebagai Down Payment (DP). Kami akan memasangkan pada kendaraan satu bulan setengah kemudian.

 Klik Disini: Dukungan Demonstrative Projects

Foto-foto Konverter Kit LPG Terpasang






Demikian tawaran proyek percontohan kami umumkan sebagai tindak lanjut konsisten kami pada kepentingan rakyat dan teknologi yang kami sudah kembangkan, apabila ada pertanyaan dan pemesanan sehubungan dengan hal tersebut, silahkan menghubungi:
 

Atau Klik Disini: Dukungan Demonstrative Projects
thumbnail
Klik Disini : Dukungan Demonstrative Projects Apa itu demonstrative Projects ? Pengembangan dan penyusunan spesifikasi teknis dan standar i...

Selasa, 22 Mei 2012

Sidak Dahlan Iskan ke ATC Sukarno-Hatta (pertengahan Februari 2012)

Minggu, pukul 06.00 wib, saat jalanan di Jakarta masih lengang, mobil Mercy L 1 JP melaju kencang menuju bandara Soekarto Hatta. Penumpangnya hanya berempat. Pak Menteri BUMN, aku dan pak Jusak. Pak Dis duduk di depan kiri berdampingan dengan Zahidin, sopir pribadinya. Sedangkan aku dan pak Jusak, duduk di belakang. Kami berdua seperti juragan di mobil mewah itu. Terlihat beberapa botol air mineral dan camilan kecil tersedia rapi. Juga ada permen.

''Kita berangkat pagi, krn aku pingin mampir ATC (Air Traffic Control) Soeta,'' kata pak menteri sambil menggulung lengan hem bergaris warna biru yang dikenakan. Sesegera mungkin, tas kopor kutarik dan kumasukkan ke dalam bagasi mobil berwarna hitam metalik itu. Sepinya jalanan ibukota, membuat Zahidin tancap gas full. Tidak sampai 1 jam, perjalanan menuju bandara Soeta dari Capital Residence, dilalui tanpa hambatan. Lucunya, saat sampai di pintu gerbang Perum Angkasa Pura (PAP), mobil melaju pelan. Pak menteri bergegas menurunkan kaca sambil menyapa sekuriti dan satpam yang tengah berjaga.

''Pagi, pak. Permisi, ya'' sapa pak Dis dgn ramah. Belum sempat menjawab, mobil yang membawa kita melaju menuju sebuah gedung paling ujung. Rupanya gedung ini adalah tempat paling vital milik PAP. Karena di gedung inilah letak berbagai mesin pengontrol lalu lintas udara yang ada di bandara Soeta. Belum sampai di tempat parkir, terdengar peluit dari security yang kita lalui. Dari belakang, kulihat petugas jaga yang ada di pos, berlari-lari menghampiri mobil kami. Dengan wajah garang, seorang petugas berbadan agak tambun menyuruh mobil kami kembali. 

Alasannya, tempat terlarang dan tidak boleh sembarangan orang masuk. Utk urusuan itu, pak Dis menyerahkan pada Zahidin. Sepintas, kulihat ada adu argumentasi antara sopir pribadi pak Dis dengan petugas security. Sedangkan Pak Jusak buru-buru mencari toilet. Apa yang terjadi, aku tidak tahu pasti. Bagiku, mengikuti langkah pak Dis yang sangat cepat, lebih penting. Setengah berlari, kuikuti langkah pak Dis menuju sebuah gedung yg salah satu mejanya bertuliskan receptionis.

''Pagi, Assalamulaikum, permisi,'' sapa pak Dis. Ternyata, ruangan itu kosong. Tak ada jawaban. Namun demikian, Pak Dis tetap bertahan dan berusaha memasuki ruang demi ruang yang ada sambil melihat-lihat keadaan. Kotor dan perlatan kantor berserakan tidak pada tempatnya. Disamping itu, terlihat meja kerja maupun meja tamu, terdapat botol air menieral, bekas piring makan dan satu lagi, asbak penuh puntung rokok. Padahal, ruangan itu full AC. Dingiiin. Bagiku, ini aneh... Meskipun minggu dikenal hari libur bagi masyarakat umum, tidak demikian dengan PAP dan dunia airline. Hari libur, justru hari-hari sibuk bagi instansi yang ada dalam salah satu BUMN tersebut. Makanya, ada 3 shif yang diberlakukan bagi karyawannya di bagian ini. Belum tuntas keanehanku, muncul suara nyanyian dari laki-laki yang ada di dlm ruangan yang ada di televisinya itu.

Akupun kembali mengeraskan suaraku mengucapkan salam. Bukan jawaban salam, yang kuterima, malah semprotan sinis. ''Siapa lo, pagi gini. Berisik amat,'' demikian jawab laki-laki berseragam dengan wajah ketus. Begitu melihat wajahku, laki-laki lain muncul dengan suara tak kalah garang. ''Siapa yang suruh masuk ke sini,'' katanya dengan suara lebih keras. Akupun tak mau kalah. ''Mana bosmu, pak menteri pingin ketemu,'' jawabku dengan tak kalah garang. Mendengar suara galakku, laki-laki yang ada di dalam, ikutan keluar. Sampai akhirnya ada lima orang lelaki yang bersiap menghadapiku.

Saat kutoleh ke belakang, pak Dis buru-buru beranjak pergi. Pak Dis keluar dan mencari-cari sendiri ruangan ATC. Akupun bergegas mengikuti langkah gesitnya. ''Lho, bukannya itu pak Dahlan Iskan ya,'' kata dua petugas yang masih muda dan ganteng. Tanpa menjawab, aku pergi berlari menguntit langkah pak Dis dari belakang. Kulihat, ada perubahan wajah pak Dis dari yang sebelumnya ramah, agak kecut. HP blakberry warna hitam dikeluarkan dan memencet nomor telepon. Sambil terus berjalan, pak Dis menelepon seseorang.

''Assalamulaikum, selamat pagi mas. Mohon maaf, mengaanggu libur anda ya. Sory, nih, saya nuwun sewu, dan kulo nuwun, ingin melihat ATC. Melihat komputer yang baru kita beli kemarin. Nuwun sewu lho, mas,'' ucap pak menteri. Rupanya, pak Dis menelpon bos PAP yang tengah menikmati libur minggu. ''Tidak usah, tidak usah. Biar saya sendiri saja yang mencari. Saya sudah ada di dalam kantor anda kok ini. Cuma mencari-cari belum ketemu,'' ucap pak menteri sambil terus membuka-buka pintu ruangan yg dilalui. Rupanya, sebelum itu, pak Dis sudah pernah berkunjung. Hanya saja, lupa tempatnya. Meski demikian, pak Dis tidak putus asa. Sampai akhirnya, ada ruangan yang bertuliskan ATC.

Bergegas, pak Dis masuk. ''Nah, ini dia,'' ucapnya dengan wajah berbinar. Akupun mengikuti langkah pak Dis. Benar. Di ruangan yg agak tersembunyi itu, terdapat sebuah ruangan khusus. Di dalam ruangan itu ada beberapa orang bekerja. Sambil mengucapkan salam, pak Dis menyalami satu persatu karyawan yg tengah bertugas. Tentu saja mereka kaget. Tidak mengira, jika ruangan mereka dikunjungi menteri. Beberapa orang yang tadinya santai, terlihat kembali ke komputernya. Begitu juga yang tengah merokok, meletakkan putung rokoknya di asbak yang ada di sampingnya.

''Wah, lembur ya. Maaf, saya ganggu,'' ucap pak Dis sambil bertanya-tanya pada karyawan yang berkerja kala itu. Stlh meminta penjelasan ruangan yg tengah didatangi, pak Dis minta ditunjukkan tangga menuju tower ATC. ''Wah, disini perokok semua ya,'' kata pak Dis setengah menyindir. Kudengar ada yang menjawab dan ada yang membisu, sambil mematikan putung rokoknya. Beberapa orang, kulihat sibuk menelepon. Entah siapa yang ditelepon. Pastinya, ada dua orang lelaki yang memperkenalkan diri sebagai supervisor menjadi penunjuk jalan menuju tower. Kamipun berjalan menuju ruangan yang ditunjukkan.

''Di sini pak. Mari,'' ucap lelaki bertubuh tegap yang mengenakan hem kuning muda. Di depan pintu masuk ruangan itu, terdapat tulisan ''dilarang masuk'' dan tulisan ''steril''. Selain itu juga ada tulisan ''jagalah kebersihan''. Karena tempatnya steril, tanpa diminta pak Dis mencopot sepatu ketsnya. Apalagi di tempat itu juga terdapat rak sepatu. ''Di sini tidak sembarang orang boleh masuk pak,'' kata petugas tadi menjelaskan ruangan khusus itu. Pak Dis hanya manggut-manggut. Setelah itu, kami diajak naik ke sebuah tangga. Kalau tidak salah, ada 10 anak tangga yang kami naiki. Di ujung anak tangga, terdapat sebuah ruangan yang dipintunya bertuliskan ''yang tidak berkepentingan di larang masuk''.

Rupanya, kita diajak ke sebuah ruangan kontrol yang seluruh ruangannya full komputer. Suasananya ramai. Minimal ada 30 komputer berbagai ukuran. Masing-masing komputer ada seorang operatornya. Cuma sayang, ruangan yang super dingin itu tidak steril, spt slogan yang dituliskan. Buktinya, di samping meja komputer, ada beberapa makanan. Mulai makanan kecil, sampai piring bekas makan mie. Tragisnya, ruangan ber suhu super dingin itu terdapat beberapa asbak ukuran 1 meter. Sangat kontradiksi ... Paraah ...

STRES

Melihat ini semua, pak Dis bertanya-tanya. ''Kenapa masih ada rokok dan bekas makanan di ruangan ini? Katanya steril,'' ucap pak Dis serius. Kulihat, leki-laki yang mengaku supervisor itu gelagapan. ''Oh, iya pak. Rokok itu utk menghilangkan stres saja. Kalau tidak, temen-teman tidak bisa konsentrasi dalam memantau jalur-jalur penerbangan,'' jawab lelaki sekenanya. ''Oh, gitu ya. Kalau stres ya gak usah bekerja saja. Cukup di rumah. Di sini kan butuh orang sehat. Bukan untuk orang stres,'' jawab pak Dis tak mau kalah. Melihat jawaban itu, lelaki tadi tersenyum kecut. ''Iya, pak. Siap,'' jawabnya dengan wajah pucat.  ''Tolong ya, pak. yang stres diistirahatkan saja,'' tambah pak Dis.

Setelah itu, pak Dis minta penjelasan tentang komputer raksasa yang baru saja didatangkan oleh kementeriannya. Setelah itu, pak Dis berkeliling dan melihat sekeliling. Begitu melihat ada piring makan, sendok, mangkuk dan beberapa bekas pembungkus mie, pak Dis berucap lagi. ''Lebih komplit di sini, dibuka kantin atau resto ya,'' ucapnya sinis. Sindiran ini ternyata direspon positif. Buktinya, beberapa lelaki yang sebelumnya mengikuti langkah kita, buru-buru menugasi kawannya membersihkan bekas makanan, piring atau apa saja yang ada di meja sekitar komputer. Akupun hanya senyum-senyum melihat karyawan di bagian komputer itu kelabakan.

KONSER

Puas berkeliling, pak Dis minta ditunjukkan tower tempat mesin ATC berada. Sesuai namanya, Tower ini merupakan bagian tertinggi yang ada di bandara Soeta. Tower inilah tempat paling vital dari setiap bandara. Karena di tempat inilah komunikasi antara petugas dengan pilot pesawat untuk minta ijin landing atau take off pesawat. Sial. Meskipun tempat ini bisa dikatakan jantungnya bandara, tidak seperti yang digambarkan.

Super sterilnya tidak tampak. Putung rokok juga masih ada di beberapa tempat. Bahkan, sebuah asbak tinggi, juga disiapkan. Pak menteri, kembali kecewa. Peralatan serba canggih dan super mahal, tidak diimbangi dengan atitu operatornya. Ketka ditanya mengapa masih ada putung dan asbak, petugas tadi berkata lugu. ''Biasanya kalau teman-teman panik, pelampiasannya memukul-mukul berbagai alat yang ada utk pelampiasan kegalauan sambil menyanyi-nyanyi, pak Apalagi jika cuacanya buruk seperti akhir-akhir ini,'' ujar petugas yang bertanggung jawab di bagian tower. Pak Dis pun mendengar dengan serius jawaban petugas tersebut.

''Oh begitu. Bagus,'' jawab menteri kelahiran Takeran sambil mengangguk-anggukkan kepala. Sejenak, pak Dis minta penjelasan secara rinci, bagaimana dan apa keluhan yang dirasakan karyawan di bagian tower itu. Puas, pak Dis mengajak beberapa supervisor turun. Di sebuah ruangan kecil, pak Dis mengatakan, bahwa semua keluhan akan ditindak lanjuti. Utamanya, masalah stres dan menabuh bunyi-bunyian di bagian tower sebagai pelampiasan kegalauan karyawan.

''Ita, tolong, bapak-bapak ini anda beri penjelasan, bagaimana kinerja kita di Jawa Pos dulu. Bila perlu, besok, yang dibagian tower dibuatkan orkestra untuk konser musik. Anda kan mantan wartawan musik toh, jadi gampang untuk mengatur mereka,'' kata pak Dis kepadaku. Mendengar ucapan pak Dis kepadaku, beberapa supervisor tadi hanya menganggukkan kepala. Jelas sekali, jika pak Dis kecewa. Jelas, bila pak menteri gundah.

DOSEN

Sampai akhirnya, akupun angkat bicara. Pada saat pak menteri mengenakan sepatu, akupun memberi pencerahan. Seperti seorang guru, akupun mengisahkan bagaimana sterilnya ruangan redaksi Jawa Pos. Bapak-bapak, kataku memulai ''ceramah'' kecil''.
Di Jawa Pos, peralatannya juga canggih karena ada alat cetak jarah jauh dan lain sebagainya yg berkaitan dgn satelit. Untuk menjaga itu semua, bukan berarti karyawan yang merokok tidak boleh merokok. Boleh. Asalkan di luar ruangan. Begitu juga dengan makan. Semuanya boleh dilakukan. Karena merupakan kebutuhan utama manusia. Namun, semuanya itu harus dilakukan pada tempatnya. Untuk merokok, haruslah di luar ruangan. Di dalam ruang redaksi, harus steril. Jadi, kataku lebih lanjut, tolong, di sediakan ruangan merokok bagi yang merokok.
Sehingga, selain ruangan ber AC jadi segar dan bersih, peralatan super canggih yang dibelikan dengan uang rakyat bisa diperlihara dengan aman. Melihat aku berceramah seperti dosen di depan mahasiswa, pak Dis menahan senyum sambil pura-pura sibuk membetulkan tali sepatunya.

Oalah....rek....rek. Dadi opo aku iki.

Setelah itu, kamipun pamitan pulang. Di tengah perjalanan menuju mobil, kulihat ada seorang pejabat yang buru-buru hendak menemui kami. ''Mana pak menteri Dahlan,'' tanyanya kepadaku. Akupun segera menunjukkan dengan tanganku ke arah belakang. Kulihat pak Dis sibuk menelpon di temani tiga orang supervisor yang tadi kukuliahi.
Sayup-sayup, ku dengar, pejabat yang berlari-lari itu meminta maaf pada pak Dis karena keterlambatannya itu. ''Maaf pak. Tadi saya ada di tempat lain,'' ucapnya memberi alasan. Akupun berlari menuju toilet karena dinginnya ruangan ''steril'' tersebut.

Bandara Soekarno-Hatta medio Februari 2012 dituturkan oleh Siti Ita Nasyi'ah.
thumbnail
Minggu, pukul 06.00 wib, saat jalanan di Jakarta masih lengang, mobil Mercy L 1 JP melaju kencang menuju bandara Soekarto Hatta. Penumpang...

Senin, 14 Mei 2012

Fin Komodo Electric Car - The Next Fin Komodo Generation

PT. FIN KOMODO TEKNOLOGI, adalah perusahaan swasta Nasional yang bergerak di bidang Rekayasa & Teknologi ( Engineering & Technology ), yang telah berpengalaman dalam bidang design dan analisa pesawat terbang, otomotif, simulator, dan integrasi sistim otomasi.

Khusus bidang otomotif, kami telah berpengalaman merancang dan memproduksi sebuah kendaraan unconventional untuk medan non infrastruktur yang kami beri nama FIN Komodo, sebuah kendaraan yang sangat ringan dan tangguh, untuk menjelajah medan Indonesia.

FIN Komodo ini merupakan hasil R&D kami sejak tahun 2005 dan saat ini telah masuk pasaran Indonesia, untuk melayani operasional bidang Perkebunan, Pertambangan, Rekreasi, dll

Dengan kemampuan kami dalam merancang dari sebuah kendaraan yang ringan maka jika penggerak nya menggandalkan motor listrik atau hybrid, kendaraan ini akan sangat efisien, karena bobot total yang ringan sehingga menghemat energy listrik.
Dari Platform yang sudah kami miliki yang saat ini dan sudah teruji di pasar dengan bermesin motor bakar 250cc, sehingga mudah di transformasikan menjadi Mobil Elektrik, karena:
  1. Bobot Ringan sehingga sangat efisien
  2. Stabil di medan yang ekstrem, tidak mudah terguling walaupun pada kemiringan 45 derajad.
  3. Kenyamanan suspensi saat di medan offroad, seperti suspensi sedan dijalan aspal.
  4. Metoda perancangan dan analisanya menggunakan metoda perancangan Pesawat Terbang.
  5. Platform kami rancang sebagai platform yang multi-purposes.
  6. Mudah dikendarai walaupun pada medan ekstreem, karena kestabilan dirancang dengan perhitungan yang akurat.
  7. Perawatannya mudah.

Sumber: http://finkomodo.blogspot.com/2012/05/fin-komodo-electric-car-next-fin-komodo.html thumbnail
PT. FIN KOMODO TEKNOLOGI, adalah perusahaan swasta Nasional yang bergerak di bidang Rekayasa & Teknologi ( Engineering & Technolog...

Minggu, 29 April 2012

Sosok Dahlan Iskan

Dahlan Iskan akhir-akhir ini sering mendapatkan sorotan public. Dahlan Iskan akhirnya mampu menarik decak kagum dari para masyarakat dan tak sedikit pula yang sepertinya ingin menjegal beliau setelah banyak pihak yang menginginkan beliau untuk maju sebagai Capres 2014. Bahkan Menteri Perindustrian MS Hidayat pernah mengungkapkan, saat ini ada dua pejabat di Indonesia yang ‘pandai’ menyedot perhatian publik lewat aksi-aksinya. Mereka adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan dengan segala aksinya dan Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) dengan memindahkan PKL dan mobil Esemka.

Dahlan Iskan Berbicara Dahlan Iskan, banyak orang sudah tahu kalau gaya menteri satu ini sangat khas dengan berbagai celetukan dan terobosannya yang lain dari yang lain. Berikut ini beberapa aksi fenomenal yang pernah dilakukan oleh mantan Dirut PLN tersebut. Pertama, menjadi sopir Wakil Menteri BUMN. Ini ia lakukan sebagai resep agar bisa menjalin hubungan yang harmonis dengan Wakil Menteri BUMN Mahmudin Yasin. Ia juga menciptakan model komunikasi moderen dengan para pejabat eselon I di lingkungannya. Dahlan mengaku sebelum dilantik sebagai menteri BUMN tidak mengetahui siapa yang akan menjadi wakilnya. Pertemuan pertama Dahlan dengan Yasin adalah saat pelantikannya 19 Oktober 2011 lalu. Dahlan pun mencoba akrab dengan Yasin dengan mengajaknya mengendarai mobil bersama dari kantor presiden ke kementerian BUMN.

Dahlan Iskan juga menggebrak masyarakat Indonesia dengan aksinya yang kedua yaitu naik kereta api demi rapat di Istana Bogor. Dahlan melakukannya demi memenuhi janjinya menggunakan KRL Commuter Line untuk melihat langsung perubahan fasilitas kereta api Jakarta-Bogor. Aksinya ini bersamaan ketika ia bermaksud ke Istana Bogor guna menghadiri rapat kabinet. Layaknya penumpang biasa, Dahlan memilih memutar di sekitar lokasi, tidak ada satu pun ajudan yang ada di sampingnya.

Aksi ketiga adalah menyetir mobil 40 Km hanya demi melihat sapi. Peristiwa ini Dahlan lakukan saat peringatan hari pers nasional Februari lalu. Ia mengunjungi tempat peternakan sapi di pinggiran Kota Jambi, seperti biasa tidak ada pejabat yang mendampingi dan voorijder. Dia hanya didampingi dua staf khususnya dan wartawan senior Ishadi SK. Aksi keempat adalah mengamuk di tol Semanggi. Yang satu ini masih begitu hangat dan menjadi pembicaraan publik beberapa hari lalu. Dahlan Iskan mengamuk di pintu tol dekat Jembatan Semanggi menuju arah Slipi. Penyebabnya, Antrean di tol tersebut sangat panjang tetapi loket yang dibuka hanya dua dari empat pintu yang ada.

Dahlan Iskan juga menggebrak dengan aksinya yang kelima yaitu rapat wajib seluruh Direksi BUMN tiap selasa pagi. Rapat berfungsi untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi BUMN, mengevaluasi dan memutuskan langkah yang dilakukan. Menurutnya, pola rapat pimpinan ini berhasil membawa kinerja yang apik bagi PLN. Aksi keenam adalah test drive Mobil GEA dan Esemka. Dahlan menjadi salah satu sekian pejabat yang mencicipi mobil Esemka besutan pelajar SMK Solo. Selain Esemka, di juga ke Madiun untuk menyambangi kantor PT Industri Kereta Api (INKA) guna mencoba mobil buatan BUMN tersebut yang bermerek GEA.

Aksi ketujuh adalah tolak lift dan ruang kerja pribadi dan tak pakai mobil Dinas. Ia memilih mobil Jaguar pribadinya berplat L 1 JP. Aksi kedelapan adalah jalan kaki ke kantor Jero Wacik. Saat ia rapat ke Kementerian ESDM, Dahlan pernah berjalan kaki dengan sepatu kets kesayangannya dan didampingi oleh 2 asistennya. Aksi kesembilan adalah menginap di rumah petani miskin di Sragen. Mantan Direktur Utama PLN ini memilih menginap di rumah seorang warga di Dusun Karang Rejo, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Sragen. Aksi kesepuluh adalah rapat dengan Direksi BUMN menggunakan ‘BBM’. Dahlan perintahkan pola rapat seperti ini sekitar dua bulan terakhir kepada direksi BUMN, ini dilakukan sebagai cara baru untuk rapat. Ia dan anak buahnya tak perlu membuang waktu datang ke kantor Kementerian BUMN, tapi cukup melalui BlackBerry Messenger (BBM).
thumbnail
Dahlan Iskan akhir-akhir ini sering mendapatkan sorotan public. Dahlan Iskan akhirnya mampu menarik decak kagum dari para masyarakat dan tak...

Selasa, 24 April 2012

Fin Komodo Offroad Utility Vehicle


PT  FIN KOMODO TEKNOLOGI, adalah perusahaan swasta Nasional yang bergerak di bidang Rekayasa & Teknologi (Engineering & Technology), yang telah berpengalaman dalam bidang design dan analisa pesawat terbang, otomotif, simulator, dan integrasi sistim otomasi.

Ibnu Susilo (Designer Fin Komodo)
Produk utama kami adalah FIN Komodo yaitu kendaraan offroad jenis CRUISER yang sangat lincah dan handal untuk digunakan sebagai kendaraan penjelajah. Bobotnya sangat ringan sehingga power yang diperlukan untuk melaju relative kecil, akibatnya konsumsi bahan bakar relative irit.

Untuk medan hutan, biasanya jarak tempuh sepanjang 100 Km dapat dilalui dalam 6 - 7 jam dengan konsumsi bahan bakar kurang lebih hanya 5 liter, sedangkan kapasitas tangki 20 liter, sehingga dapat survive didalam hutan selama 7 x 4 jam atau 4 hari perjalanan siang hari.

Fin Komodo di jalam miring
Disamping untuk misi penjelajah atau survey atau pengawasan, maka FIN Komodo juga dapat digunakan untuk mengangkut beban (barang bawaan) seberat 250 Kg, sehingga dapat juga berfungsi sebagai kendaraan utility.

Kestabilan kendaraan ini pada medan offroad yang ekstrem sekalipun tidak diragukan lagi, karena kami design dengan menggunakan perhitungan matematika persamaan keseimbangan yang akurat setiap komponen dan manufaktur nya.

Untuk kondisi jalan dengan kemiringan 45 derajat dan berlumpur dapat dilalui dengan mudah dan aman, serta tanjakan turunan yang ekstrem tidak ada masalah. Untuk kondisi semak-semak (yang belum ada jalan), maka FIN Komodo dapat berfungsi sebagai kendaraan perintis (pembuka jalan) sehingga akan sangat efisien dan menghemat waktu dalam bekerja.

Fin Komodo di Proyek
Kami telah melakukan uji coba prototype dengan melakukan perjalanan adventure daerah pegunungan dan dataran dalam kondisi jalanan aspal, tanah, batu, berlumpur semua kami lalui dengan aman dan nyaman serta sangat stabil sekali dalam pengendalianya.

FIN Komodo  sama dengan mobil pada umumnya, tetapi tanpa memerlukan latihan khusus off-road. Apabila kita mengendarai sepeda motor jenis trail maka kita perlu latihan khusus untuk mengemudikan di jalanan off-road, demikian juga untuk mengendari mobil jenis jeep atau minibus atau pick-up, maka kita perlu skill khusus untuk melewati jalanan off-road.

Fin Komodo mengangkut Beban 300 Kg
Dengan FIN Komodo, maka tidak diperlukan keahlian khusus untuk mengemudikannya baik di jalanan kering maupun jalanan basah, serta tersedia bagasi yang dapat mengangkut barang atau hasil kebun seberat kurang lebih 250 kg.


FIN Komodo dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan operasional, diantaranya adalah:

Fin Komodo di Perkebunan
Perkebunan : Patroli keamanan, Survey perkebunan/pengontrolan, Penyemprotan (dapat dilengkapi dengan power spray), Mengangkut hasil-hasil perkebunan, khususnya daerah yang tidak dapat dijangkau   oleh mobil biasa atau sepeda motor, Karena bentuk bodi yang kecil dan ringan, maka FIN KOMODO bisa maneuver diantara pepohonan yang mempunyai jarak antara sekitar 4 meter.

Fin Komodo di Proyek

 


Pertambangan/Proyek: Patroli keamanan, Survey lokasi dan pengontrolan pekerjaan, Alat transportasi.

Fin Komodo di Tempat Rekreasi




Rekreasi: Alat transportasi pada area resort, Disewakan untuk permainan off-road/ adventure, Untuk dipakai sebagai kendaraan Fun Offroad.

Komplek Perumahan: Patroli keamanan linkungan (satpam)

Keperluan khusus MILITER: Patroli keamanan untuk daerah perbatasan, Dapat dilengkapi dengan senapan ringan caliber 5,56 mm atau 7,62 mm (tentunya dengan spesifikasi mesin khusus)

Keperluan Khusus POLISI: Patroli keamanan lingkungan setingkat Polsek, Dapat dilengkapi kursi belakang serta menghadap belakang untuk mengangkut pesakitan/penjahat dengan diborgol pada pipa rangka mobil.



SAR: Untuk mencapai daerah-daerah bencana atau medan yang sulit, Untuk misi evakuasi, sebagai kendaraan medivac.


Man Power
Didukung oleh engineer-engineer yang telah berpengalaman dalam bidang rekayasa teknologi yang berkualitas Internasional serta teknisi profesional serta tenaga-tenaga pembantu yang terampil dan terlatih.

Fasilitas
Luas lahan workshop untuk design office dan manufacturing menempati lahan 1000 m2. Dilengkapi dengan peralatan workshop dan software design dan analisis berstandard Industri Dunia.

Founder
Fin Komodo adalah produk Nasional karya anak bangsa yang dirancang bangun oleh para insinyur Indonesia yang telah berpengalaman dibawah pimpinan Ibnu Susilo

Produk
Produk utama kami adalah FIN Komodo yaitu kendaraan offroad jenis CRUISER yang sangat lincah dan handal untuk digunakan sebagai kendaraan penjelajah. Bobotnya sangat ringan sehingga power yang diperlukan untuk melaju relative kecil, akibatnya konsumsi bahan bakar relative irit.

Untuk medan hutan, biasanya jarak tempuh sepanjang 100 Km dapat dilalui dalam 6 - 7 jam dengan konsumsi bahan bakar kurang lebih hanya 5 liter, sedangkan kapasitas tangki 20 liter, sehingga dapat survive didalam hutan selama 7 x 4 jam atau 4 hari perjalanan siang hari.

Disamping untuk misi penjelajah atau survey atau pengawasan, maka FIN Komodo juga dapat digunakan untuk mengangkut beban (barang bawaan) seberat 250 Kg, sehingga dapat juga berfungsi sebagai kendaraan utility.

Kestabilan kendaraan ini pada medan offroad yang ekstrem sekalipun tidak diragukan lagi, karena kami design dengan menggunakan perhitungan matematika persamaan keseimbangan yang akurat setiap komponen dan manufaktur nya.

Kami telah melakukan uji coba prototype dengan melakukan perjalanan adventure daerah pegunungan dan dataran dalam kondisi jalanan aspal, tanah, batu, berlumpur semua kami lalui dengan aman dan nyaman serta sangat stabil sekali dalam pengendalianya.

Untuk kondisi jalan dengan kemiringan 45 derajat dan berlumpur dapat dilalui dengan mudah dan aman, serta tanjakan turunan yang ekstrem tidak ada masalah.

Untuk kondisi semak-semak (yang belum ada jalan), maka FIN Komodo dapat berfungsi sebagai kendaraan perintis (pembuka jalan) sehingga akan sangat efisien dan menghemat waktu dalam bekerja.

PT FIN KOMODO TEKNOLOGI adalah bukan perusahaan industri ATPM, akan tetapi sebagai perusahaan Prinsipal, dimana perusahaan melakukan proses design dan rekayasa engineering serta pengembangan produk mobil nasional FIN Komodo Offoad.

PT FIN KOMODO TEKNOLOGI adalah member dari ASIA NUSA yaitu ASOSIASI INDUSTRI AUTOMOTIF NUSANTARA dimana anggotanya terdiri dari produsen 'Micro Car' dan Mesin Penggerak di seluruh Indonesia.

Kunjungi Websitenya di: http://www.finkomodo.com
thumbnail
PT  FIN KOMODO TEKNOLOGI , adalah perusahaan swasta Nasional yang bergerak di bidang Rekayasa & Teknologi (Engineering & Techn...

Rabu, 18 April 2012

Eco Power Booster® Hemat Bahan Bakar sd 70%

Eco Power Booster merupakan alat penghemat bahan bakar untuk mesin kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, atau mesin diesel (Genset). 

Kendaraan dengan EPB tetap membutuhkan bahan bakar tetapi teknologi EPB membuat penggunaan bahan bakar jauh lebih hemat.  EPB efektif mengurangi konsumsi bahan bakar mulai dari 20 hingga 50 persen.
Kinerja EPB sangat sederhana, tidak perlu membongkar atau mengubah standard mesin kendaraan. EPB cukup dipasang di ruang mesin, diisi dengan air kemudian dialiri dengan listrik DC. 
 
Dengan sistem itu, EPB dengan sendirinya akan memproduksi gas HHO (hidrogen dan oksigen) untuk disupply ke ruang bakar melalui intake manifold atau karburator.

Arus listrik ke EPB hanya akan hidup bila kunci kontak ke posisi ON dan setelah diputar ke posisi OFF, alat itu takkan berfungsi. Teknologi EPB bisa meminimalisasi emisi yang berbahaya bagi lingkungan, seperti CO2 dan gas CO, hingga 50 persen.

Gas HHO sebagai bahan bakar air yang digunakan sebagai hybrid pada kendaraan merupakan salah satu alternatif penghemat bahan bakar yang ramah lingkungan.

Molekul gas Hydrogen merupakan bahan bakar alternative yang termasuk dalam Energi Baru untuk masa depan dan ramah lingkungan. Melalui Proses Elektrolisa, Molekul air (H2O) akan terpisah menjadi molekul gas hydrogen (H2) dan Gas Oxygen (O2). Gas H2 yang dihasilkan mempunyai sifat mirip dengan bahan bakar bensin, alkohol, solar (diesel) atau bahan bakar sejenisnya. Karakteristik H2 tersebut mudah terbakar (flammable) pada suhu ruangan dan tahan tekanan. Menurut Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), bahwa Gas Hidrogen termasuk Energi baru yang masuk dalam kelompok Nuklir, Coal Bed Methane, Liquified Coal dan Gasified Coal. Gas H2 lebih bermanfaat bagi kebutuhan manusia dalam menggunakan energy. Karena H2 dapat diperoleh dari air dan air cukup banyak ada dimana-mana, sehingga dapat dikatakan bahwa H2 adalah sumber Energi Baru masa depan yang berkelimpahan dan murah.

Hidrogen yang diperoleh dari proses elektrolisa dapat digunakan sebagai penghemat bahan bakar kendaraan bermotor seperti; motor, mobil, kapal nelayan, generator set dan lain-lain. Kendaraan hidrogen adalah kendaraan yang mempergunakan gas hidrogen sebagai bahan bakarnya. Kendaraan tersebut tidak terbatas pada mobil dan motor saja, melainkan telah ada pesawat udara yang menggunakan hidrogen sebagai bahan bakarnya. Pada dasarnya kendaraan yang menggunakan bahan bakar hydrogen merupakan kendaraan ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar konvensional seperti minyak yang biasanya akan menimbulkan polusi dan efek rumah kaca.

Ada dua bentuk kendaraan yang menggunakan bahan bakar hidrogen yaitu:

1. Kendaraan dengan mesin pembakaran dalam, merupakan kendaraan yang menggunakan bahan bakar hidrogen seperti halnya mesin pembakaran dalam yang menggunakan bahan bakar gas.

2. Kendaraan dengan sel bahan bakar, yang seringkali dianggap sangat menarik dalam aplikasi modern karena efisiensi tinggi dan penggunaan bebas-emisi, berlawanan dengan bahan bakar umum seperti methane atau gas alam yang menghasilkan karbon dioksida. Satu-satunya hasil produk dari bahan bakar yang beroperasi menggunakan hidrogen murni adalah uap air.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh laboratorium Otomotif Fakultas Teknik dan Sains UNAS Jakarta, manfaat Gas Hidrogen bagi masyarakat luas tidak hanya untuk penghemat bahan bakar bagi kendaraan melainkan dapat digunakan untuk kompor Rumah Tangga, Pemanas pada proses peleburan besi atau Burner, uap air panas (steam), alat pengelasan dan lain sebagainya. Alat penghemat kendaraan atau mesin berbahan bakar minyak yang telah kami temukan bernama EcoPowerBosster (EPB). 

Cara kerja alat tersebut tidak mengubah standard mesin kendaraan. Dengan memasang EPB di ruang mesin, isi EPB dengan air destilasi, aliri dengan listrik DC, dan EPB akan memproduksi gas HHO (hidrogen+oksigen) untuk disupply ke ruang bakar. Gas HHO disuplai ke ruang bakar melalui intake manifold atau filter udara. Arus listrik ke EPB hidup hanya setelah kunci kontak diputar ke posisi ON. Setelah kunci kontak OFF, maka EPB tidak bekerja. EPB disuplai dengan tegangan DC 12V, arus 8-10A, dan tidak mengganggu kinerja alternator secara berlebihan, pada kendaraan roda dua (motor), DC 12V, arus 2-5A.

Produksi HHO oleh EPB harus seimbang dengan besar isi langkah (CC) mesin. Sejauh yg dipraktekkan di workshop kami, satu unit EPB cukup untuk menyuplai HHO ke ruang bakar mesin ber-CC 2000. Suplai HHO stabil dari putaran rendah hingga tinggi maupun jarak tempuhnya. Respon EPB tidak membutuhkan waktu lama, begitu mesin start maka EPB langsung bekerja mensuplai HHO ke ruang bakar sesuai dengan putaran mesin atau kecepatan yang dibutuhkan.

Gas HHO ini bila dimasukan didalam ruang bakar dan terbakar akan didapat sebuah pembakaran yang baik dan nyaris sempurna sehingga ruang bakar menjadi lebih bersih dari beberapa penelitian dan percobaan yang dilakukan didapat sebuah kesimpulan positif bahwa gas hidrogen yang didapat dari hidrogen maker ini adalah sebagai berikut:

1. Proses pembakaran yang nyaris sempurna diharapkan akan dapat menghilangkan emisi gas buang yang berbahaya bagi manusia dan alam, dengan demikian juga akan dapat mengurangi efek pemanasan global akibat dari sisa pembakaran yang tidak sempurna.

2. Meningkatkan performa dan kekuatan daripada mesin itu sendiri dan menurunkan suhu mesin, suara dari mesin menjadi lebih halus tidak berisik, mesin menjadi lebih awet, menghemat bahan bakar (konsumsi yang diuji adalah 70% gas hidrogen dan 30% bensin) jadi terjadi pengiritan bensin setidak tidaknya hingga 40%.
Sebagai referensi seorang teman yang mengaplikasikan hidrogen maker pada sepeda motornya yang sebelumnya hanya dapat dipacu dengan kecepatan 80km/jam (maksimal) dengan kondisi mesin sangat bergetar setelah memakai hidrogen maker mampu dipacu dengan kecepatan 100km/jam, mesin masih dalam keadaan dingin dan stabil tanpa getaran. 


ANALISA PRODUKSI GAS HIDROGEN

1. Proses elektrolisa air dapat menjadikan; 1 liter air menghasilkan 1,750 liter gas HHO, sehingga dapat dikatakan bahwa bahan bakar berasal dari air merupakan bahan bakar gas yang diproduksi pada saat diperlukan (HHO gas on demand) tanpa harus menyimpannya pada tabung yang besar dan tidak harus ada kebocoran gas yang dapat memungkinkan terjadinya ledakan pada gas. Dalam penggunaan gas HHO pada kendaraan bermotor, memiliki dua macam bahan bakar (dual fuel) yang masuk keruang bakar secara bersamaan yaitu bensin atau diesel dengan gas HHO, sehingga penggunaan bahan bakar utama berkurang dari seharusnya (hemat bahan bakar) dengan atau tanpa mengurangi tenaga mesin, bahkan menambah tenaga mesin yang disebabkan oleh kecepatan bakar (flame speed) gas H2 yang sangat besar (130 m/s), sehingga seluruh bahan bakar yang berada diruang bakar habis terbakar oleh karena itu emisi gas buang juga menurun dan ramah lingkungan.

2. Standar produksi gas HHO yang dapat dijadikan acuan adalah berdasarkan hasil penelitian Faraday yaitu: 1 liter gas HHO per jam memerlukan catu daya sebesar 2,36watt atau 1/60liter per menit (16,6cc), standar ini dijadikan 100% produktivitas gas HHO.

3. Luas permukaan plat elektrolisa yang dapat berproduksi dengan sempurna adalah: 1 cm2 memerlukan 0,24 Ampere atau 1 Ampere = 4 cm2 , dari perhitungan ini dapat dirancang besarnya plat yang diperlukan sesuai dengan besarnya arus listrik yang akan dibebankan pada plat.

4. Setiap sel elektrolisa yaitu 1 sel positif dan 1 sel negatif memerlukan tegangan 1,23 Volt dan ditambah dengan kehilangan efisiensi sehingga tegangan maximal adalah 2 Volt, diatas 2 Volt terjadi panas.

Untuk Informasi detail, silahkan kunjungi: http://ecopowerbooster.blogspot.com
thumbnail
Eco Power Booster merupakan alat penghemat bahan bakar untuk mesin kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, atau mesin diesel (Genset)....

Rabu, 29 Februari 2012

Orang Kaya Suka Berbohong dan Melanggar Hukum

Selama ini, menurut anggapan umum, orang kaya lebih dihargai di masyarakat dan selalu menjadi anggota kehormatan di komunitas sosialnya. Ternyata, perspektif itu pudar dengan adanya penelitian yang menyimpulkan bahwa orang kaya dianggap suka berbohong, menipu, dan melanggar hukum.

Itu bukan klaim sepihak, tetapi hasil sebuah kajian yang dipublikasikan di jurnal Akademi Nasional Ilmu Pengetahuan (NAS) Amerika Serikat.Penelitian yang menguak sisi buruk orang kaya itu dikaji Paul Piff, kandidat PhD (philosophy doctor) dari Universitas California, Berkeley.”Hasil penelitian itu sangat mengejutkan,” kata Piff seperti dikutip New York Daily News.

Hasil tujuh eksperimen terhadap ratusan orang itu menunjukkan bahwa orang kaya cenderung miliki sikap dan perilaku buruk.”Anggota kelas atas”itu dianggap suka melanggar aturan lalu lintas ketika mengendarai mobil, mengambil permen dari anaknya,berbohong saat negosiasi,menipu untuk meraih hadiah,dan mendorong sikap kerja tidak etis. Kemudian, orang kaya justru menganggap ketamakan sebagai suatu hal yang positif dan menguntungkan.

Ketamakan dianggap sebagai hasil pendidikan dan kemerdekaan personal. Hasil penelitian itu menyimpulkan bahwa serangkaian eksperimen itu menguji kelas sosial dan etik. Eksperimen lainnya,pengendara sepeda motor melintasi jalanan yang padat dan tibatiba melintasi pedestrian. Mobil mewah juga mengambil jalur pedestrian saat parkir.

Hanya sedikit mobil yang berhenti untuk memberikan kesempatan bagi seorang pejalan kali menyeberang. Menurut Piff,semakin tinggi tingkatan sosialnya, orang itu semakin fokus terhadap dirinya sendiri. Untuk itu,dia berharap riset ini bakal menyadarkan orang kaya agar terus berempati terhadap kondisi sekitarnya.

”Orang kaya harus paham dengan kebutuhan orang lain di sekitarnya,”tuturnya seperti dikutip Bloomberg. Erik Gordon,profesor bisnis di Universitas Michigan, mengaku tidak terkejut dengan hasil penelitian itu.”Isu ketamakan telah berkembang selama 20 tahun terakhir,” katanya.

”Kekayaan dan kekuasaan dengan status sosial ekonomi tinggi berarti membuat seseorang mengabaikan orang lain.Mereka berpikir bahwa aturan yang berlaku bagi orang lain tidak berlaku bagi mereka,”tuturnya. ANDIKA HENDRA M
thumbnail
Selama ini, menurut anggapan umum, orang kaya lebih dihargai di masyarakat dan selalu menjadi anggota kehormatan di komunitas sosialnya. T...

Jumat, 19 Agustus 2011

Regulasi mobil murah akan merangsang masyarakat untuk tetap menggunakan kendaraan pribadi

VIVAnews - Rampungnya regulasi program mobil murah (low cost car) pada akhir Juli ini, akan berdampak terjadinya ledakan kendaraan di ibu kota. Tak ayal prediksi Jakarta macet total akan lebih cepat dari prediksi sebelumnya.

"Kebijakan ini justru akan membuat beban kemacetan Jakarta bertambah, karena terjadi ledakan kendaraan," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol Royke Lumowa kepada VIVAnews.com di Jakarta, Kamis 28 Juli 2011.

Menurutnya, regulasi mobil murah akan merangsang masyarakat untuk tetap menggunakan kendaraan pribadi ketimbang angkutan umum. "Kebijakan ini justru bisa menghambat solusi jangka panjang mengatasi kemacetan di Jakarta dengan membatasi produsen kendaraan bermotor," ujarnya.

Jauh lebih baik, kata Royke, regulasi mobil murah hanya diperuntukan untuk kendaraan umum, bukan untuk mobil pribadi. "Ini akan jauh lebih efektif untuk mengurangi kemacetan dan polusi di Jakarta," tegas Royke. Menurut Royke, setiap harinya, ada 120 pengajuan surat untuk kendaaraan baru roda empat di Polda Metro Jaya.

Begitu juga untuk kendaraan roda dua, meski mengalami kenaikan yang tidak tajam. Tapi penambahan kendaraan roda dua setiap hari ada 900 unit lebih. Wilayah yang paling banyak pengajuannya adalah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang. Alhasil, pergerakan kendaraan di Jakarta terus menurun hingga mencapai 12 kilometer per jam.

Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Pada tahun 2009, jumlah kendaraan bermotor mencapai 9.993.867. jumlah ini meningkat 15 persen pada tahun 2010 dengan jumlah 11.362.396 yang terdiri dari roda dua sebanyak 8.244.346 unit dan roda empat sebanyak 3.118.050 unit.

Jumlah ini belum ditambah dengan jumlah angkutan yang melintas dalam satu trayek yang menurut data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sebanyak 859.692 armada. Sedangkan panjang jalan di Jakarta hanya 7.650 km dan luas jalan 40,1 km atau 0,26% dari luas wilayah DKI. Sedangkan pertumbuhan panjang jalan hanya 0,01% per tahun.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian, MS Hidayat mengatakan pemerintah kedepannya akan memberikan regulasi mobil murah dan ramah lingkungan, sebagai bentuk dukungan dalam industri otomotif. Salah satunya menurangi biaya pajak penghasilan berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) sebagai revisi dari insentif Peraturan Pemerintah No 62 tahun 2008 tentang insentif fasilitas pajak penghasilan untuk penanaman modal di bidang tertentu dan atau di daerah tertentu.

"Rencananya akhir Juli ini regulasinya akan dikeluarkan," kata Hidayat usai menghadiri pembukaan IIMS 2011 di JiExpo Kemayoran, Kamis 21 Juli 2011.

Selain merevisi PP No 62 tahun 2008, terkait program ini, pemerintah juga mempersiapkan peraturan tambahan tentang penyerapan komponen lokal Indonesia. Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) mobil diusulkan menyerap 90 persen suku cadang lokal dari posisi sekarang maksimal 60-70 persen. "Sektor otomotif dan elektronik menunjukkan pertumbuhan paling tinggi. Diprediksi pada kuartal kedua tahun ini, jumlahnya mencapai lebih dari 18 persen. Belum lagi sektor otomotif menyerap 100 ribu tenaga kerja," tuturnya.

Ia berharap jika nantinya regulasi ini sudah dikeluarkan, produksi kendaraan akan terus meningkat. Untuk itu, pemerintah akan mengatur distribusi kendaraan-kendaraan agar tidak menumpuk di Jabodatek. Selain itu, kata dia, kuota ekspor kendaraan roda empat ke luar negeri juga akan diperbesar. "Selama ini ekspor mobil baru mencapai 20 persen," tuturnya.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Sudirman MR mengatakan saat ini total kapasitas maksimum perakitan mobil di Indonesia sebesar 860.000 unit. "Kami semua perwakilan mobil dari Jepang, Korea, Amerika, Eropa dan Cina ingin situasi ekonomi dan politik di Indonesia mendukung, agar dapat terus meningkatkan inverstasinya di Indonesia," kata Sudirman yang juga menjabat Vice President PT Astra Daihatsu Motor. (eh)
• VIVAnews
thumbnail
VIVAnews - Rampungnya regulasi program mobil murah (low cost car) pada akhir Juli ini, akan berdampak terjadinya ledakan kendaraan di ibu ko...

Mobil Murah dan Kemacetan Total Jakarta

Pemerintah berharap para produsen bisa membuat mobil murah dengan kisaran harga Rp 80 juta.

VIVAnews - Rencana pemerintah untuk menggalakkan program mobil murah (low cost car) di tanah air, nampaknya tidak akan berjalan mulus. Pasalnya, beberapa produsen menyatakan belum seluruhnya siap.

Salah satunya PT Hyundai Mobil Indonesia. Perusahaan Korea ini mengatakan bahwa tidak mudah membuat mobil murah dengan spesifikasi seperti yang direncanakan pemerintah.

"Selain soal harga jualnya, konsumsi bahan bakarnya yang ditarget sekitar 1 liter untuk 20 km, dengan harga jual dibawah Rp 100 jutaan kan tidak mudah," kata Vice President Director PT Hyundai Mobil Indonesia, Mukiat Sutikno di Jakarta, Jumat 19 Agustus 2011.

Diketahui, pemerintah mengharapkan para produsen bisa membuat mobil murah dengan kisaran harga Rp 80 jutaan. Dengan spesifikasi tersebut, katanya, berarti produsen harus membuat mesin baru yang tentunya bakal menambah ongkos produksi dan investasi manufacturing.

"Kalaupun dipaksakan, mobil murah ini harus punya volume yang banyak. Kisaran 1.000 unit perbulan saja rasanya masih belum cukup. Idealnya di angka 2.500 - 3.000 unit perbulan, tapi apakah bisa?" tanya Mukiat.

Tapi itu bukan berarti Hyundai tidak tertarik untuk ikut memasarkan mobil murah. Setidaknya, lanjut Mukiat, pemerintah juga harus lebih kompromis dengan kemampuan tiap-tiap produsen otomotifnya.

Sebelumnya Suzuki Motor Corporation menyatakan kesiapannya turut serta membangun mobil murah di Indonesia. Komitmen ini langsung disampaikan CEO Suzuki Motor Corp Osamu Suzuki saat berkunjung ke Indonesia November tahun lalu.

Suzuki merupakan produsen mobil kedua setelah Daihatsu yang menyatakan komitmennya. "Kami mau tahu seperti apa ketentuannya," kata dia saat itu. Ketentuan yang dimaksud, antara lain standar emisi gas buang, konsumsi bahan bakar, dan harga jual yang kompetitif.

Namun, di sisi lain, regulasi mobil murah mendapat tentangan dari Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol Royke Lumowa. Ia menilai peraturan ini akan berdampak negatif, karena memicu ledakan kendaraan di ibu kota. Tak ayal prediksi Jakarta macet total akan lebih cepat dari prediksi sebelumnya.

"Kebijakan ini justru akan membuat beban kemacetan Jakarta bertambah, karena terjadi ledakan kendaraan," kata Royke.

Menurutnya, regulasi mobil murah akan merangsang masyarakat untuk tetap menggunakan kendaraan pribadi ketimbang angkutan umum. "Kebijakan ini justru bisa menghambat solusi jangka panjang mengatasi kemacetan di Jakarta dengan membatasi produsen kendaraan bermotor," ujarnya.

Royke menambahkan, setiap harinya, ada 120 pengajuan surat untuk kendaaraan baru roda empat di Polda Metro Jaya. Alhasil, pergerakan kendaraan di Jakarta terus menurun hingga mencapai 12 kilometer per jam.
• VIVAnews
thumbnail
Pemerintah berharap para produsen bisa membuat mobil murah dengan kisaran harga Rp 80 juta. VIVAnews - Rencana pemerintah untuk menggalakkan...

Kamis, 18 Agustus 2011

Proklamasi : Penjajah dan Terjajah

Kekejaman dan kesadisan "suatu bangsa terhadap bangsa lain" yang terjadi dalam sejarah ummat manusia umumnya akibat hati yang kotor, tamak, dan iri, dan jijik, hingga menimbulkan kesombongan dan keberingasan untuk melenyapkan atau merendahkan identitas manusia yang bukan bangsa mereka.

Bohong bila dikarenakan tujuan suci, mulia, dan ikhlas, sebagaimana yang sering dijadikan dalih untuk mencari simpatik dari berbagai bangsa. Mereka gelisah dan benci melihat bangsa itu ada di bumi ini, sekaligus menganggapnya atau menuduhnya sebagai benalu terhadap kehidupan mereka.

Sigmund Freud, tokoh psikoanalisa, sering menjelaskan secara tuntas serta detail tentang hakikat karakter manusia dalam konteks "manusia terhadap manusia" dalam pergaulan dan perbincangan seharian. Menurut dia, tiap manusia sejak lahir telah mempunyai nafsu untuk memperoleh pengakuan identitas yang lebih baik, lebih tinggi, dan lebih suci dari manusia lain.

Itu baru tingkat individu. Buat bangsa tentu lain lagi. Ego seperti itu dimobilisasi oleh pemimpin yang angkuh dan tamak melalui berbagai kegiatan secara berjenjang (dari atas ke bawah) dan bertahap (sedikit demi sedikit).

Dalam hal ini, seorang pemimpin merupakan simbol kewibawaan dan kehormatan dalam menghadapi pemimpin lain. Sedikit saja terhina sama saja dengan menghina bangsa. Tapi bangsa yang meliputi manusia itu mempunyai akal, bukan ? Nah ! Ini yang membedakan manusia dengan binatang. Dengan akal, suatu bangsa bisa mengendalikan nafsu, agar tidak selalu leluasa dalam bertindak terhadap bangsa lain. Selain itu, bisa mencari terobosan atau alternatif yang merupakan modal penting buat menghindari kekejaman dan pengusiran hanya karena perbedaan bangsa.

Karena itu, secara teori, manusia bisa menghindari sikap seperti itu, karena tidak cocok dengan nilai-nilai hakikat dan eksistensi manusia. Sebab bila tidak, sama saja dengan menurunkan martabat sebagai manusia. Bagi manusia yang berperasaan halus dan berpikiran tajam, penurunan martabat merupakan penghinaan, sekaligus proses dehumanisasi yang sulit direhabilitasi dalam tempo cepat.

Nah ... karena itu, manusia berusaha maksimal dengan meningkatkan peradaban, pendidikan, dan pemikiran yang diharapkan menghasilkan dampak positif hingga maksimal terhadap usaha mengsejahterakan, mengamankan, dan menertibkan tiap bangsa dari segala aspek kehidupan. Tentu saja termasuk terobosan buat mencegah keleluasaan suatu bangsa terhadap bangsa lain, yang populer dengan "misi perdamaian".

Dunia penjajahan terhadap bangsa Asia/Afrika oleh bangsa kulit putih sedikit-banyak terdorong juga oleh sikap rasial. Mereka yakin benar bahwa bangsa kulit warna memang pantas dijajah oleh bangsa kulit putih, termasuk dalam pengambilan kekayaan alam dan pemerasan tenaga manusia. Dalam melaksanakan penjajahan sering terjadi "diskriminasi" dalam banyak katagori/fasilitas, seperti makanan, perumahan, dan pakaian. Dalam hal tertentu, bangsa kulit warna tidak boleh melangkahi bangsa kulit putih, seperti dalam pendidikan. Bila ingkar, siap saja dihukum serta dipenjara, sesuai peraturan yang dirancang dan ditetapkan bangsa kulit putih.

Memang di mana saja dan kapan saja penjajahan selalu menciptakan diskriminasi derajat antara penjajah dan terjajah, karena memang sudah membawa misi keangkuhan dan ketamakan berupa rasialisme, yakni mengukur derajat manusia berdasarkan status sosial, termasuk warna kulit. Bohong jika penjajah mempunyai niat untuk membangun terjajah hingga tercipta suasana kebersamaan dan persamaan derajat. Untuk menggolkan segala rencana jangka panjang, mereka tiap saat mempropagandakan kalimat manis untuk menarik simpati, sekaligus ditunggangi atau disertai penampilan dan kewibawaan.

Penjajahan hanya akan menciptakan manusia jadi kurang sempurna, karena berbagai hak yang wajar dan logis telah dihancurkan oleh oknum yang masih mengaku sebagai manusia.

Bagi ummat manusia yang berhati manusia tentu akan tersayat, tertegun, bahkan tersinggung mendengar fakta itu, mengapa sampai terjadi pada manusia - makhluk paling mulia dari seluruh makhluk di bumi ini?

Sebagaimana diketahui, jadi manusia berarti menjalin kontak dengan manusia berdasarkan persamaan derajat, sesuai dengan arti dan hakikat manusia. Manusia tulen akan mengganggap manusia lain sebagai partner dalam menjalani dan melaksanakan kehidupan seharian. Karena itu, untuk jadi manusia tulen, manusia harus menghindari perbuatan yang tidak pantas dilakukan terhadap manusia, baik identitasnya maupun eksistensinya.

Namun itu akan jelas sulit terlaksana, apalagi terwujud, pada bangsa yang sedang jadi korban penindasan, penghinaan, dan kekejaman bangsa lain melalui alam rasial, sebagaimana yang dilakukan Jahudi, Hitler, dan Serbia.

Sebab dalam alam itu, korban telah dianiaya, ditipu, dan dimanipulasi, hingga takut melaksanakan berbagai hak yang patut dilakukan mereka, termasuk berpikir, bertindak, berkreasi, dan bertanya, seperti melalui pendidikan. Padahal pendidikan merupakan modal esensial bagi mereka dalam posisi sebagai manusia untuk memperbaiki masa depan yang lebih baik dan lebih cerah daripada masa kini. Dengan pendidikan, mereka akan mampu mencari alternatif dan terobosan untuk membebaskan kesengsaraan dan menggapai kenikmatan.

Manusia yang berhati manusia bila disuruh membandingkan fakta demi fakta, jelas akan menganggapnya sama-sama mencerminkan kebuasan dan kebiadaban yang diterapkan terhadap manusia oleh makhluk yang sebenarnya tidak cocok lagi dianggap sebagai manusia. Sebab manusia dengan akal manusia dan hati manusia dengan otomatis akan menghindarinya dan mengatasinya, bahkan membasminya. - Nasrullah Idris
thumbnail
Kekejaman dan kesadisan "suatu bangsa terhadap bangsa lain" yang terjadi dalam sejarah ummat manusia umumnya akibat hati yang koto...

Dialog dengan Tukang Parkir

Sekitar 30 menit waktu yang kuhabiskan dalam pembicaaran dengan sang “tukang parkir” disaat menunggu istri yang lagi memeriksakan anak ke dokter.. Berbeda dengan tukang parkir lainnya, walaupun tetap sibuk mengatur kendaraan, disela-sela kesibukannya itu, tukang parkir yang satu ini ternyata memiliki “pandangan” atau tepatnya “pengakuan” yang barangkali dapat memberikan pelajaran buat kita semua…

1. Pengakuan pertama yang dikemukakan adalah tidak gampang mengatur orang yang memarkir kendaraannya, Pengalamannya selama ini ternyata ada orang yang tidak mau diatur, ada orang yang “sok” mentang-mentang pejabat, aparat dan “orang kaya”, dan ada pula orang yang sangat patuh, tanpa diberitahu, orang itu akan memarkir kendaraanya dengan rapi dan tak membuat macet (maklumlah.. areal parkirnya tepat di pinggir jalan).

2. Kedua, perlu usaha untuk menjadi “tukang parkir resmi”. Perlu ada kartu pengenal yang harus diperbaharui setiap satu tahun. Biaya untuk pembuatan kartu tersebut sebesar Rp. 20.000,-. Celakanya jika tidak ada kartu, bisa ditangkap dan dipenjara (pengakuannya sudah 2 kali dia dipenjara gara-gara tidak memperbaharui kartunya)… ketat juga penerapan peraturan bagi mereka ya…

3. Ketiga, mereka ternyata diberikan target yang harus atau “tidak bisa tidak” untuk disetor ke pemerintah kota.. Untuk dia, besarannya Rp. 60.000,- setiap 2 minggu.. Inilah cara mudah pemerintah kota/kabupaten dalam mendapatkan pajak/retribusi parkir..

4. Keempat, jika harus memilih, mereka lebih memilih ucapan terima kasih daripada diberikan uang tapi dibarengi dengan cacian, muka masam dan tidak bersahabat.

5. Kelima, dirinya tidak percaya lagi dengan pejabat-pejabat… kenapa? Karena dengan melihat karakteristik manusia yang lalu lalang dihadapannya, tidak selamanya pejabat atau aparat dapat memberikan contoh yang baik… (berkaitan dengan point nomor 1 dan 4).. Mobil boleh berplat merah atau mewah, tapi kelakuannya kayak orang yang tidak berpendidikan.. Bukan hanya sulit diatur, jangankan bayar parkir, kadang-kadang tak ada “Ucapan terima kasih” yang dirinya terima dari mereka… Padahal “mobilnya sudah diprioritaskan dari kendaraan lainnya”… keluhnya…

Dari pengakuan ini, tentunya kita semua harus sadar, bahwa masyarakat kecilpun dapat menilai mana yang baik dan benar, sehingga kita tidak perlu bermuka dua ataupun berdalih seakan-akan kita sudah benar dan berpihak pada masyarakat kecil, karena sesungguhnya mereka juga punya pandangan tersendiri atas sikap kita..

Lihatlah mereka.. Tanpa mengharapkan imbalan yang tetap dan besar, mereka senantiasa berupaya untuk melakukan pekerjaannya secara benar, yaitu menjaga agar kendaraan yang diparkir aman (termasuk tidak lecet ), serta senantiasa berupaya agar lalu lintas dapat berjalan lancar… Bagaimana dengan kita, yang digaji dengan besar, tetap dan memakai uang rakyat lagi? Sudahkah kita menjalankan tugas dan tanggungjawab secara benar?

Kepada aparat dan penguasa, berlaku adillah… Jangan hanya kepada masyarakat kecil saja, peraturan ditegakkan tanpa ampun…Tidak salah jika menegakkan peraturan, tapi jangan hanya kepada masyarakat kecil dong… Kepada Pejabat ataupun orang berduit sekalipun, kalau mereka bersalah juga harus ditegakkan keadilan itu…

Makanya jangan hanya “sok” pintar mengatur sebuah perusahaan, instansi, daerah atau negara ini… Tapi ternyata kita tidak bisa mengatur diri sendiri dan diatur oleh orang lain…

Yang terakhir… biasakanlah mengucapkan terima kasih kepada siapa saja… Terutama kepada masyarakat kecil, karena sesungguhnya ucapan terima kasih anda akan sangat bermakna bagi mereka… Jangan hanya pandai berterima kasih kepada atasan…

Terima kasih Atas pengakuannya bang “Tukang Parkir”…
thumbnail
Sekitar 30 menit waktu yang kuhabiskan dalam pembicaaran dengan sang “tukang parkir” disaat menunggu istri yang lagi memeriksakan anak ke do...

Susah Amat Sih Ngatur Negara

Banyak orang bilang,bahwa mengelola sebuah negara seluas Indonesia sangat mudah.Masak sih ? bukankah negaraIndonesia ini terdiri dari berbagai suku bangsa yang beragam pula agama,kebudayaan dan tradisi adat istiadatnya bahkan sampai selera humornya juga tidak ada yang persis seragam.Lalu jika demikian mengapa para pejabatnya tidak mewakili seluruh bangsa yang multi kultural itu,terutama Presidennya selalu saja berasal dari Jawa dan muslim lagi.Apakah dari suku bangsa non Jawa dan non muslim tidak ada yang mampu menjadi peminpin puncak di negara kesatuan republik Indonesia ini ?

Menghadapi pertanyaan seperti itu saya coba menjawabnya dengan sedikit diplomatis.Begini teman,negara Indonesia ini menganut sistem demokrasi ,karenanya yang mayoritas akan mendapat kemenangan dalam bergagai aspek soail kehidupan dalam bernegara dan bermasyarakat.Dalam konteks inilah sehingga mayoritas penduduk Indonesia ini beragama Islam dari suku etnis Jawa,makanya mereka lebih dominan dari etnis suku bangsa lainnya yang ada di Indonesia.

Jadi bukan karena orang Jawa yang muslim itu lebih pintar dan cerdas dari auku-bangsa lainnya di Indonesia ini,maka sejak Indonesia merdeka 66 tahun lalu yang menjadi Presiden berasal dari Jawa muslim.Baiklah,tetapi kenapa semuanya berpusat di pulau Jawa,baik pusat pemerintahannya maupun berbagai pusat industri -industri sentra-sentra ekonominyapun berada di sekitar kota-kota besar di Pulau Jawa,meskipun sesungguhnya berbagai sumber bahan bakunya justeru terletak di luar Jawa.Supaya lebih efektif dan efisien dan ekonomis akan lebih cocok pusat-pusat indstrinyapun semstinya dekat dengan sumber-sumber bahan mentah itu sendiri.Ini tidak, hanya ampasnya saja di tinggalkan di kawasan tersebut,sebagaimana terjadi terhadap bekas-bekas pertambangan timah di Bangka dan Singkep atau Belitung ,sementara hasilnya justeru diangkut ke pulau Jawa hingga peredaran uang banyak terjadi di seputar Jakarta dan kota besar lainnya di Pulau Jawa saja.

Mengapa hal ini bisa terjadi ? Dimana keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,sekiranya semuanya hanya beredar di pulau Jawa saja,karena Indonesia ini bukan hanya Jawa bung !.Memang benar,tetapi pemerintah DKI misalnya setiap lebaran bisa dipastikan akan kewalahan menampung para pendatang baru yang hendak mengadu nasibnya di Jakarta,karena memang didaerahnya tidak ada pekerjaan yang bisa mereka kerjakan,karena semuanya ada di Jakarta ini.Untuk mengurangi kepadatan penduduk di Jawa,pemerintah pernah mentrasmigrasikan ratusan ribu kepala keluarga ke luar Jawa.Tetapi mereka kembali ke Jawa juga,habis di daerah transmigrasinya mereka tidak betah .Disana kurang hiburan,tidak ada lembaga pendidikan formal yang bagus seperti di Jawa.

Program transmigrasi memang bagus,tetapi jangan hanya manusia saja yang di pindahkan kedaerah-daerah baru di luar Jawa tetapi juga perlu menyediakan berbagai fasilitas yang relatif baik,meskipun belum setara dengan di pulau Jawa tempat mereka berasal.Berbagai industri juga di bangun ,supaya masyarakat dari luar Jawa tidak perlu mencari pekerjaan yang ada di Jawa.Jutaan lahan subur yang masih ada di luar pulau Jawa di garap dengan baik,disediakan pupuk dan sarana angkutan yang memadai sehingga angkutan transportasi untuk mengakut hasil produksi mereka lancar,sehingga perekonomian mereka meningkat.Tidak seperti dulu jutaan hektar lahan yang sudah di buka di kalimantan tengah dibiarkan jadi bnelantara kembali,karena para penggarapnya pulang kembali ke Jawa,karena disana kurang tersedia lembaga pendidikan bagi putra-putra mereka,sulitnya transportasi dan sarana pendukung lainnya.

Bagi para anggota DPR dan Kabinetnya SBY semestinya turun dulu ke berbagai pelosok tanah air ,dan lihat apayang di butuhkan mereka.Tidak seperti sekarang,SBY hanya mendengar dan menerima laporan dari para pembantunya itu tanpa di konfirmasikan lebih dahulu dengan rakyat langsung di daerah-daerah bersangkutan. Sekiranya semua jenjang hirarkhi dalam birokrasi pemerintahan Indonesia mau mengelola negara ini sesuai dengan aturan yang ada,tanpa di warnai oleh KKN,mafia hukum dan mafioso-mafioso jahat lainnya,rasanya ngurus negara ini tidak sesulit seperti apa yang di bayangkan.Bangsa Indonesia ini sangat patuh kepada atasannya lho! Begitu diberbagai daerah saja terjadi korupsi,rakyat masih saja juga diam seribu bahasa dan masih hormat kepada para pengambil kebijakan diatas.Apalagi sekiranya rejim ini berlaku jujur dan konsisten terhadap aturan-aturan yang ada ,maka bisa dipastikan bangsa Indonesia akan lebih-lebih amat menghormati para pemimpinnya.

Oleh sebab itu ngurus negara sesungguhnya tidak sesulit membalik tapak tangan ,bahkan sangat mudah asalkan senantiasa taat pada hukum yang berlaku di Indonesia ini.Masak sih sudah 66 tahun merdeka ,Indonesia masih mengimpor bermacam-macam barang yang bisa kita hasilkan sendiri ,dari beras sampai susuk gigi masih di impor ,lalu apa sebenarnya kerja para menteri tersebut ?
thumbnail
Banyak orang bilang,bahwa mengelola sebuah negara seluas Indonesia sangat mudah.Masak sih ? bukankah negaraIndonesia ini terdiri dari berbag...

Rabu, 17 Agustus 2011

Para Koruptor yang lari ke Luar Negeri

Lari ke luar negeri tampaknya menjadi pilihan yang ideal bagi para koruptor. Belakangan ini berita hangat tentang korupsi di Indonesia didominasi oleh 2 nama: Muhammad Nazarud- din dan Nunun Nurbaeti. Keduanya pergi ke Singapura dengan alasan sakit dan menjalani pemeriksaan di negeri itu. Nazaruddin adalah mantan Bendahara Umum Partai Demo- krat yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap pembangunan Wisma Atlet Sea Games di Palembang. Presiden SBY sudah memerintah penangkapannya.

Nunun Nurbaeti, isteri mantan Wakapolri Adang Darajatun, adalah tersangka kasus dugaan suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pada 2004 yang dimenangkan Miranda Goeltom. Dari Singapura, Nunun diduga kabur ke Kamboja atau Thailand. Paspor keduanya telah dicabut.

Sekadar mengingatkan, menurut catatan Indonesian Corruption Watch (ICW), bukan hanya dua orang itu saja yang kabur ke luar negeri dan menjadi buruan aparat penegak hukum. ICW mencatat, sejak 2001 ada 43 orang lainnya yang juga kabur ke luar negeri. Mereka seperti hilang ditelan bumi dan kasusnya seperti tenggelam.

“Ini merupakan daftar terduga, tersangka, terdakwa, terpidana, dugaan perkara korupsi yang diduga telah dan pernah melarikan diri ke luar negeri dari 2001 hingga saat ini,” ujar aktivis ICW Tama S Langkun kepada Kompas di Jakarta, Minggu (3/7).

Singapura adalah tujuan favorit karena Indonesia belum memiliki perjanjian ekstradisi dengan negara itu. Dari Singapura, beberapa di antara lalu pergi ke negara-negara lain. Berikut daftar 45 orang yang terjerat hukum Indonesia dan melarikan diri ke luar negeri:

1. Sjamsul Nursalim, terlibat dalam kasus korupsi BLBI Bank BDNI. Perkiraan kerugian negara mencapai Rp 6,9 triliun dan 96,7 juta dollar Amerika. Kasus Sjamsul masih dalam proses penyidikan. Namun kasusnya dihentikan (SP3) oleh Kejaksaan.

2. Bambang Sutrisno, terlibat dalam korupsi BLBI Bank Surya. Perkiraan kerugian negara mencapai Rp 1,5 triliun. Proses hukum berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Bambang lari ke Singapura dan Hongkong. Pengadilan memvonis Bambang in absentia.

3. Andrian Kiki Ariawan, terlibat dalam korupsi BLBI Bank Surya. Perkiraan kerugian negara mencapai Rp 1,5 triliun. Proses hukum berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Andrian kabur ke Singapura dan Australia. Pengadilan kemudian memutuskan melakukan vonis in absentia.

4. Eko Adi Putranto, terlibat dalam korupsi BLBI Bank BHS. Kasus korupsi Eko ini diduga merugikan negara mencapai Rp 2,659 triliun. Ia melarikan diri ke Singapura dan Australia. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis in abenstia 20 tahun penjara.

5. Sherny Konjongiang, terlibat dalam korupsi BLBI Bank BHS bersama Eko Adi Putranto dan diduga merugikan negara sebesar Rp 2,659 triliun. Ia melarikan diri ke Singapura dan Amerika Serikat. Pengadilan menjatuhkan vonis 20 tahun penjara, in absentia.

6. David Nusa Wijaya, terlibat dalam korupsi BLBI Bank Servitia. Ia diduga merugikan negara sebesar Rp 1,29 triliun. Sedang dalam proses kasasi. David melarikan diri ke Singapura dan Amerika Serikat. Namun, ia tertangkap oleh Tim Pemburu Koruptor di Amerika.

7. Samadikun Hartono, terlibat dalam korupsi BLBI Bank Modern. Dalam kasus ini ia diperkirakan merugikan negara sebesar Rp169 miliar. Kasus Samadikun dalam proses kasasi. Ia melarikan diri ke Singapura.

8. Agus Anwar, terlibat dalam korupsi BLBI Bank Pelita. Dalam kasus ini ia diperkirakan merugikan negara sebesar Rp. 1,9 triliun Kasusnya saat itu masih dalam proses penyidikan. Saat melarikan diri ke Singapura, ia diberitakan mengganti kewarganegaraan Singapura. Proses selanjutnya tidak jelas.

9. Sujiono Timan, kasus korupsi BPUI. Sujiono diduga merugikan negara 126 juta dollar Amerika. Proses hukum kasasi. Ia melarikan diri ke Singapura.

10. Maria Pauline, kasus pembobolan BNI. Diperkirakan kerugian negara mencapai Rp 1,7 triliun. Proses hukumnya masih dalam penyidikan dan ditangani Mabes Polri. Maria kabur ke Singapura dan Belanda.

11. GN (mantan direktur dan komisaris PT MBG). Ia menyewa aset BPPN dengan kerugian negara Rp 60 miliar. Kasus masih dalam penyidikan dan dalam penanganan Mabes Polri. Ia melarikan diri ke Singapura.

12. IH (mantan direktur dan komisaris PT MBG). IH menyewa aset BPPN dengan kerugian negara Rp 60 miliar. Kasusnya masih dalam penyidikan dan dalam penanganan Mabes Polri. Ia melarikan diri ke Singapura.

13. SH, (mantan direktur dan komisaris PT MBG). SH menyewa aset BPPN dengan kerugian negara Rp 60 miliar. Kasusnya masih dalam penyidikan dan dalam penanganan Mabes Polri. Ia melarikan diri ke Singapura.

14. HH (mantan direktur dan komisaris PT MBG). HH menyewa aset BPPN dengan kerugian negara Rp 60 miliar. Kasusnya masih dalam penyidikan dan dalam penanganan Mabes Polri. Ia melarikan diri ke Singapura.

15. Djoko S Tjandra, terlibat dalam kasus korupsi Cessie Bank Bali. Kasus ini merugikan negara Rp 546 miliar. Vonis PK 2 tahun penjara. Djoko melarikan diri ke Singapura dan masuk dalam DPO.

16. Gayus Tambunan, terlibat dalam korupsi/suap pajak. Ia merugikan negara sebesar Rp 24 miliar. Putusan pengadilan 7 tahun penjara. Sempat kabur ke Singapura, tetapi berhasil dibujuk oleh Satgas Anti Mafia dan kembali ke tanah air.

17. Anggoro Widjojo, kasus SKRT Dephut. Merugikan negara sebesar Rp 180 miliar. Dalam proses penyidikan ke KPK. Anggoro lari ke Singapura dan masuk dalam DPO.

18. Nunun Nurbaeti, kasus dugaan suap Cek Pelawat pemilihan Deputi Gubernur Senior BI. Kasus Nunun saat ini dalam tahap penyidikan di KPK. Istri Adang Daradjatun ini masuk dalam DPO. Terakhir dikabarkan ia lari ke Thailand.

19. Robert Dale Mc Cutchen, kasus Karaha Bodas. Rugikan negara senilai Rp 50 miliar. Ia masuk dalam DPO, lari ke Amerika Serikat.

20. Marimutu Sinivasan, kasus korupsi Bank Muamalat. Kasus ini merugikan negara Rp 20 miliar. Masuk dalam proses penyidikan Mabes Polri. Marimutu melarikan diri ke India.

21. Nader Thaher, terlibat kasus korupsi kredit Bank Mandiri oleh PT Siak Zamrud Pusako. Diduga merugikan negara senilai Rp 35 miliar. Nader divonis di Mahkamah Agung 14 tahun penjara. Melarikan diri ke Singapura dan menjadi DPO.

22. Lesmana Basuki, diduga terlibat dalam kasus korupsi Sejahtera Bank Umum (SBU). Dalam kasus ini diduga merugikan negara sebesar Rp 209 miliar dan 105 juta dollar Amerika. Lesmana divonis di Mahkamah Agung 14 tahun penjara. Ia melarikan diri ke Singapura dan menjadi DPO. ICW menyatakan tak jelas perkembangan terakhir kasus ini.

23. Tony Suherman, diduga terlibat dalam kasus korupsi Sejahtera Bank Umum (SBU). Dalam kasus ini diduga merugikan negara sebesar Rp 209 miliar dan 105 juta dollar Amerika. Tony divonis 2 tahun penjara. Ia melarikan diri ke Singapura dan menjadi DPO. ICW menyatakan tak jelas perkembangan terakhir kasus ini.

24. Hendra Rahardja, terlibat kasus korupsi BLBI Bank BHS. Kasus ini merugikan negara sebesar Rp 2,659 triliun. Ia divonis in absentia seumur hidup di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Hendra meninggal di Australia pada 2003, dengan demikian kasus pidananya gugur.

25. Hartawan Aluwi, terlibat kasus Bank Century. Kasus ini merugikan negara Rp 3,11 triliun. Kasus tersebut dalam penyidikan di Mabes Polri, Namun, menurut ICW perkembangan kasus tersebut tak jelas. Ia dikabarkan lari ke Singapura.

26. Hendro Wiyanto, terlibat kasus Bank Century. Kasus ini merugikan negara Rp 3,11 triliun. Kasus tersebut dalam penyidikan di Mabes Polri, Namun, menurut ICW perkembangan kasus tersebut tak jelas. Ia dikabarkan lari ke Singapura.

27. Dewi Tantular, terlibat kasus Bank Century. Kasus ini merugikan negara Rp 3,11 triliun. Kasus tersebut dalam penyidikan di Mabes Polri, Namun, menurut ICW perkembangan kasus tersebut tak jelas. Ia dikabarkan lari ke Singapura.

28. Anton Tantular, terlibat kasus Bank Century. Kasus ini merugikan negara Rp 3,11 triliun. Kasus tersebut dalam penyidikan di Mabes Polri, Namun, menurut ICW perkembangan kasus tersebut tak jelas. Ia dikabarkan lari ke Singapura.

29. Hesyam Al-Waraq, terlibat kasus Bank Century dengan kerugian negara Rp 3,11 triliun. Ia dikabarkan kabur ke Singapura dan Inggris.

30. Rasat Ali Rizfi, terlibat kasus Bank Century dengan kerugian negara Rp 3,11 triliun. Ia dikabarkan kabur ke Singapura dan Inggris.

31. Adelin Lis, terlibat dalam korupsi Kehutanan dengan kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 119 miliar. MA memvonis 8 tahun penjara. Ia pergi ke China dan Australia, masuk dalam DPO.

32. Atang Latief terlibat dalam korupsi BLBI Bank Indonesia Raya dengan kerugian negara Rp 155 miliar. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Atang melarikan diri ke Singapura. Menurut ICW, masih berstatus terduga. Masuk daftar cekal. Proses hukum tidak jelas

33. Edy Tanzil, membobol Bank Bapindo Rp 1,3 triliun melalui perusahaanya PT. Golden Key. Sempat mendekan di LP Cipinang namun melarikan diri pada 4 Mei 1996. Ia dikabarkan lari ke China.

34. Hari Matalata, terlibat dalam kasus ekspor tekstil seniliai Rp 1,6 miliar. Ia divonis di MA. Ia melarikan diri ke Singapura dan masuk dalam DPO.

35. Muhammad Nazaruddin, diduga terlibat dalam kasus suap pembangunan wisma atlet Sea Games di Palembang. Diduga, negara dirugikan Rp 25 miliar. Kasus dalam proses penyidikan di KPK. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia masuk Singapura pada 23 Mei 2011, sehari sebelum Imigrasi menerbitkan surat pencekalan pada 24 Mei 2011.

36. KKT (Warga Negara Singapura), terlibat dalam dugaan korupsi jaringan komunikasi PT Telkom Divisi Regional Sulawesi Selatan. Ia diduga merugikan negara Rp 44,6 miliar. Kasusnya dalam penyidikan. Ia melarikan diri ke Singapura dan masuk daftar DPO.

37. Sukanto Tanoto, terlibat dalam dugaan korupsi wesel ekspor Unibank. Ia diduga merugikan negara sebesar 230 juta dollar Amerika. Ia lari ke Singapura. Menurut ICW, Sukanto masih terduga namun diberitakan menjadi tersangka. Proses hukum tidak jelas.

38. Lidya Muchtar, terkait kasus BLBI Bank Tamara. Tak tercatat asal perusahaannya. Ia melarikan diri ke China. Kasus tersebut dalam proses penyelidikan. Ia melarikan diri ke Singapura.Menurut ICW masih Lidya terduga. Masuk daftar cekal dan proses hukum tidak jelas.

39. Hendra Liem alias Hendra Lim, terlibat dalam kasus Bank Global. Kasus ini merugikan negara 500 ribu dollar Amerika. Kasus ini masih penyidikan di Mabes Polri. Ia melarikan diri ke China.

koruptor banyak yang buron ke luar negri40. Hendra alias Hendra Lee, terlibat dalam kasus Bank Global. Kasus ini merugikan negara 500 ribu dollar Amerika. Kasus ini masih penyidikan di Mabes Polri. Ia melarikan diri ke China.

41. Budianto, terlibat dalam kasus Bank Global. Kasus ini merugikan negara 500 ribu dollar Amerika. Kasus ini masih penyidikan di Mabes Polri. Ia melarikan diri ke China.

42. Amri Irawan, terlibat dalam kasus Bank Global. Kasus ini merugikan negara 500 ribu dollar Amerika. Kasus ini masih penyidikan di Mabes Polri. Ia melarikan diri ke China.

43. Rico Santoso, terlibat dalam kasus Bank Global. Kasus ini rugikan negara 500 ribu dollar Amerika. Kasus ini masih penyidikan di Mabes Polri. Ia melarikan diri ke Amerika Serikat.

44. Irawan Salim, terlibat dalam kasus Bank Global. Kasus ini merugikan negara 500 ribu dollar Amerika. Kasus ini masih penyidikan di Mabes Polri. Ia melarikan diri ke Amerika Serikat.

45. Lisa Evijanti Santoso, terlibat dalam kasus Bank Global. Kasus ini rugikan negara 500 ribu dollar Amerika. Kasus ini masih penyidikan di Mabes Polri. Ia melarikan diri ke China. [kompas]
thumbnail
Lari ke luar negeri tampaknya menjadi pilihan yang ideal bagi para koruptor. Belakangan ini berita hangat tentang korupsi di Indonesia didom...
 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz