Sabtu, 30 Juli 2011

Pabrikan Tolak Aturan Mobil Irit BBM ala Obama

detikcom - Detroit, Produsen mobil di AS menolak langkah pemerintahan Barack Obama yang berencana akan memerintahkan setiap pabrikan mobil memproduksi mobil dengan efisiensi bahan bakar 62 mpg atau sekitar 26,3 km per liter pada tahun 2025.

Surat penolakan dari para produsen terkait penolakan kepada kebijakan pemerintahan Presiden Obama ini terpaksa mereka kirim karena mereka beranggapan peraturan itu akan mengurangi penjualan mobil yang pada akhirnya membuat produsen terpaksa memecat pegawainya.

Saat ini ada 1,7 pekerja yang terkait dengan industri otomotif. Bila peraturan itu dilaksanakan, maka diproyeksi penjualan pabrikan mobil akan turun hingga 14 persen.

Penurunan itu dianggap berbahaya, sebab penurunan itu bisa mempengaruhi pekerjaan hampir 250 ribu orang.

"Tingkat efisiensi bahan bakar dan target gas rumah kaca tidak boleh sewenang-wenang, ditetapkan sebelum analisis yang diperlukan selesai," ungkap ketua kelompok penentang John Whatley dalam surat kepada Menteri Transportasi Ray LaHood seperti detikOto kutip dari The Detroit News, Rabu (18/5/2011).

Para produsen mobil yang memprotes ini diwakili oleh produsen mobil yang tergabung dalam Big Three yakni Chrysler, Ford dan General Motors ditambah dengan Toyota serta delapan produsen mobil lain. Kelompok ini telah mengadakan pertemuan di California dengan pejabat California dan pejabat federal untuk membicarakan hal ini.

California sendiri lewat putusan Mahkamah Agung di 2007 telah membatasi emisi yang keluar dari setiap knalpot kendaraan yang berada di wilayahnya. Hal ini juga ditentang oleh para produsen.

Sebab sebagai akibat dari keputusan california tersebut, banyak negara bagian lain mengadopsinya. Pemerintahan Obama pada bulan Mei 2009 pun menetapkan standar nasional untuk tahun 2012 sampai 2016 yang ditargetkan untuk memiliki tingkat efisiensi bahan bakar sampai 34,1 mpg atau 14,5 kpl pada tahun 2016.

Dan kini proposal yang merancang batas efisiensi bahan bakar untuk tahun 2017 sampai 2025 terus digodok dengan target efisiensi yang terus ditingkatkan sampai batas 62 mpg di tahun 2025. Keputusan mengenai hal ini harus selesai pada bulan September mendatang.

Pemerintah Amerika mempertimbangkan peningkatan efisiensi antara 3-6 persen antara tahun 2017 sampai 2025. Langkah ini pun didukung oleh para senator.

Terang saja surat yang ditulis para pebrikan mobil itu pun dikritik oleh banyak pihak termasuk Daniel Becker yang merupakan Direktur Safe Climate Campaign.

"Ini menyedihkan, tapi itulah tipikal para pembuat mobil yang memberi alasan untuk tidak membuat kendaraan efisien untuk memenuhi kebutuhan warga Amerika menghadapi harga minyak yang menanjak," ungkapnya.
detikcom - Detroit, Produsen mobil di AS menolak langkah pemerintahan Barack Obama yang berencana akan memerintahkan setiap pabrikan mobil memproduksi mobil dengan efisiensi bahan bakar 62 mpg atau sekitar 26,3 km per liter pada tahun 2025.

Surat penolakan dari para produsen terkait penolakan kepada kebijakan pemerintahan Presiden Obama ini terpaksa mereka kirim karena mereka beranggapan peraturan itu akan mengurangi penjualan mobil yang pada akhirnya membuat produsen terpaksa memecat pegawainya.

Saat ini ada 1,7 pekerja yang terkait dengan industri otomotif. Bila peraturan itu dilaksanakan, maka diproyeksi penjualan pabrikan mobil akan turun hingga 14 persen.

Penurunan itu dianggap berbahaya, sebab penurunan itu bisa mempengaruhi pekerjaan hampir 250 ribu orang.

"Tingkat efisiensi bahan bakar dan target gas rumah kaca tidak boleh sewenang-wenang, ditetapkan sebelum analisis yang diperlukan selesai," ungkap ketua kelompok penentang John Whatley dalam surat kepada Menteri Transportasi Ray LaHood seperti detikOto kutip dari The Detroit News, Rabu (18/5/2011).

Para produsen mobil yang memprotes ini diwakili oleh produsen mobil yang tergabung dalam Big Three yakni Chrysler, Ford dan General Motors ditambah dengan Toyota serta delapan produsen mobil lain. Kelompok ini telah mengadakan pertemuan di California dengan pejabat California dan pejabat federal untuk membicarakan hal ini.

California sendiri lewat putusan Mahkamah Agung di 2007 telah membatasi emisi yang keluar dari setiap knalpot kendaraan yang berada di wilayahnya. Hal ini juga ditentang oleh para produsen.

Sebab sebagai akibat dari keputusan california tersebut, banyak negara bagian lain mengadopsinya. Pemerintahan Obama pada bulan Mei 2009 pun menetapkan standar nasional untuk tahun 2012 sampai 2016 yang ditargetkan untuk memiliki tingkat efisiensi bahan bakar sampai 34,1 mpg atau 14,5 kpl pada tahun 2016.

Dan kini proposal yang merancang batas efisiensi bahan bakar untuk tahun 2017 sampai 2025 terus digodok dengan target efisiensi yang terus ditingkatkan sampai batas 62 mpg di tahun 2025. Keputusan mengenai hal ini harus selesai pada bulan September mendatang.

Pemerintah Amerika mempertimbangkan peningkatan efisiensi antara 3-6 persen antara tahun 2017 sampai 2025. Langkah ini pun didukung oleh para senator.

Terang saja surat yang ditulis para pebrikan mobil itu pun dikritik oleh banyak pihak termasuk Daniel Becker yang merupakan Direktur Safe Climate Campaign.

"Ini menyedihkan, tapi itulah tipikal para pembuat mobil yang memberi alasan untuk tidak membuat kendaraan efisien untuk memenuhi kebutuhan warga Amerika menghadapi harga minyak yang menanjak," ungkapnya.
thumbnail
Judul: Pabrikan Tolak Aturan Mobil Irit BBM ala Obama
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Otomotif :

0 comments:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz